Berita Tulungagung

Gara-gara Calon Besan Nakal, Emak-emak di Tulungagung Ini Relakan Tanahnya Dieksekusi Pengadilan

Gara-gara calon besan nakal, emak-emak di Tulungagung ini terpaksa relakan tanahnya dieksekusi pengadilan

Gara-gara Calon Besan Nakal, Emak-emak di Tulungagung Ini Relakan Tanahnya Dieksekusi Pengadilan
surya/david yohannes
Pekerja dari PN Tulungagung memasang sekat di dalam rumah Tutut di Desa/Kecamatan Boyolangu, Kamis (1/11/2018) siang. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Sejumlah pekerja dari Pengadilan Negeri (PN) Tulungagung memasang sejumlah tiang bambu di dalam rumah Tutut Sri Widya Astuti (63), di Desa/Kecamatan Boyolangu, Kamis (1/11/2018) siang.

Mereka kemudian memasang sekat dari anyaman bambu sebagai tanda batas.

Rumah dan tanah milik Tutut dieksekusi, karena menjadi jaminan pinjaman di Permodalan Nasional Madani (PNM).

Pinjaman tersebut tidak dibayar, sehingga tanah dan bangunan ini dilelang kemudian dieksekusi atas permintaan pemenang lelang.

"Saya menjadi korban penipuan," ujar Tutut saat ditemui di rumahnya.

Tanah dan bangunan yang dilelang sebenarnya bagian dari tanah warisan dari orang tua Tutut.

Perempuan berpenampilan modis ini berkisah, dirinya kenal baik dengan seseorang bernama Acik Kusnia.

Keduanya bahkan nyaris menjadi besan.

"Ceritanya anak saya dan anak Acik ini pacaran, akan menikah," ungkap Tutut.

Sekitar September 2012 Acik mengaku butuh modal usaha dan ingin meminjam uang kepada Tutut.

Halaman
123
Penulis: David Yohanes
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved