Rumah Politik Jatim

Ziarah ke Makam Gubernur Suryo di Magetan, Prabowo Subianto: Karena Beliau, Indonesia Masih Ada

Kunjungan Prabowo Subianto ke makam pahlawan nasional Gubernur Suryo ini merupakan yang pertama kalinya.

Ziarah ke Makam Gubernur Suryo di Magetan, Prabowo Subianto: Karena Beliau, Indonesia Masih Ada
surya/doni prasetyo
Kedatangan Prabowo Subianto ke makam Gubernur Suryo, di Dusun Sawahan, Kelurahan Kepolorejo, Kecamatan/Kabupaten Magetan dielu-elukan ribuan warga setempat, Rabu (31/10-2018). 

SURYA.co.id | MAGETAN - Calon presiden (Capres) RI 2019-2024, Prabowo Subianto, minta warga meneladani sikap pahlawan nasional Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo atau Gubernur Suryo.

Hal ini dikatakan Prabowo usai ziarah ke makam Gubernur Suryo di kompleks makam keluarga di Sawahan, Kelurahan Kepolorejo, Kecamatan/Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Rabu (31/10/2018).

"Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ada di Jakarta, tapi ujian kemerdekaan itu ada di Jawa Timur, di Surabaya," kata Prabowo Subianto saat dicegat wartawan.

Baca: Malam-malam Blusukan ke Pasar Bogor, Jokowi : Lihat Sendiri kan Tempenya Kayak Gimana, Tebal

Baca: Cerita Haru saat TKI Tuti Tursilawati Bertemu Ibunya sebelum Dihukum Pancung, Dapat Perlakuan Beda

Baca: Wali Kota Risma Tanggapi soal Jembatan Suramadu Gratis

Baca: Kurang 24 Jam, Penyebar Hoax dan Fitnah Agama yang Bikin Geram Deddy Corbuzier Tertangkap

Prabowo menuturkan seusai proklamasi kemerdekaan, Belanda yang mendompleng Inggris mengeluarkan ultimatum agar pejuang, tentara, polisi dan tokoh masyarakat Indonesia agar menyerahkan diri dalam waktu 24 jam.

"Ultimatum agar rakyat Jawa Timur menyerahkan diri, termasuk menyerahkan seluruh persenjataan, diterima Presiden Sukarno yang kemudian disampaikan langsung kepada Ario Surya atau Surya, Gubernur Jatim pertama pribumi.

Mendapat ancaman itu, Ario Suryo bukannya menyerah, tapi malah memilih lebih baik hancur dari pada menyerah kepada penjajah,"ujar Prabowo.

Sikap ksatria itu, lanjut Prabowo, menjadikan Gubernur Suryo salah satu tokoh pahlawan nasional yang menjadi idolanya sejak di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) sebelum berganti nama Akademi Militer (Akmil), sampai sekarang ini.

"Kita patut berbangga punya Gubernur Suryo, tentunya juga warga Magetan.

Seandainya Gubernur Suryo dulu memilih menyerah, Republik Indonesia mungkin sudah tidak ada," ucap Prabowo dengan suara bergetar.

Karena itu, Prabowo mengajak warga Magetan dan Indonesia, meneladani sikap ksatria yang ditunjukan Gubernur Suryo, yang membela Republik Indonesia sampai titik darah penghabisan.

Halaman
12
Penulis: Doni Prasetyo
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved