Lapor Cak

Ingat, Mulai 1 November 2018 Parkir Sembarangan di Surabaya Denda Rp 500 Ribu

Mulai besok (1/11/2018) Pemkot Surabaya mulai memberlakukan denda bagi para pelanggar parkir di Surabaya. Nilainya wow!

Ingat, Mulai 1 November 2018 Parkir Sembarangan di Surabaya Denda Rp 500 Ribu
surabaya.tribunnews.com/nuraini faiq
Ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Mulai besok (1/11/2018) Pemkot Surabaya mulai memberlakukan denda bagi para pelanggar parkir di Surabaya. 

Bagi mobil yang parkir di tempat yang jelas-jelas dipasangi rambu larangan parkir, bakal didenda Rp 500 ribu. Sedangkan motor, didenda Rp 250 ribu. 

"Hari Kamis, 1 November 2018 Perwali yang mengatur tata cara parkir itu resmi akan kami terapkan. Kami akan tegas terhadap pelanggar untuk menderek paksa hingga tilang," kata Kasi Dapos Dishub Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo, Rabu (31/10/2018).

Dua minggu ini, Dishub Kota Surabaya telah melakukan sosialisasi dengan menggelar razia. Namun karena belum diberlakukan, mereka yang melanggar diingatkan dan berlaku tilang tarif lama, Rp 60.000.

Tidak hanya Tilang, jika mobil pelanggar parkir itu tidak ada pemiliknya, maka mobil akan langsung diderek dari lokasi pelanggaran. Mobil akan diderek paksa ke Terminal Kedungcowek. Jika tidak segera diambil akan kena denda maksimal Rp 2,5 juta.

Untuk itu, petugas Dishub kini telah dibekali 105 Gambok roda untuk pelanggar parkir.

"Kami tak main-main untuk menertibkan kota. Sebab karena pelanggaran parkir ini bisa berdampak macet panjang," tambah Trio.

Tindak gembok paksa itu selama ini dilakukan pada mobil yang dibiarkan parkir di rambu larangan parkir. Saat ditemukan petugas, pemilik kendaraan tidak ada di lokasi. Petugas pun mengambil langkah gembok setelah 15 menit ditunggu tidak ada pemiiiknya.

Begitu tak ditemukan pengemudi atau pemilik, petugas memasang stiker di Kaca depan. Isinya memberitahukan pelanggaran. Di stiker itu juga tertera nomor telpon yang bisa dihubungi di Call center Dishub.

Pemilik bisa menghuhungi kantor Dishub yang tertera itu. Kemudian mereka diberikan bukti pelanggaran (tilang). Petugas pun membuka gembok setelah pemilik menghubunginya.

Selain menyiapkan 105 gembok roda, Dishub Kota Surabaya juga menyiapkan lima kendaraan khusus derek. Pantuan surya hingga Rabu sore, rambu derek paksa telah terpasang di banyak titik di kota ini. Rambu ini persis dipasang di bawah rambu larangan parkir dan berhenti.

Petugas akan tegas menderek paksa mobil yang melanggar rambu parkir. Sama dengan gembok paksa prosedurnya, mobil pelanggar parkir akan diderek paksa ke Teminal Kedung Cowek. 

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved