Madura United

Gomes de Oliviera Bicara Peluang Madura United Juara Liga 1 2018

Pelatih Madura United, Gomes de Oliviera kembali bicara peluang tim asuhannya juara Liga 1 2018 setelah mampu taklukkan PSM Makassar dengan skor 3-0

Gomes de Oliviera Bicara Peluang Madura United Juara Liga 1 2018
Surabaya.Tribunnews.com/Khaerul Amin
Pelatih Madura United, Gomes de Oliviera (kiri) saat jumpa pers di Pamekasan, Jumat (21/9/2018). 

SURYA.co.id I MADURA – Pelatih Madura United, Gomes de Oliviera  kembali bicara peluang tim asuhannya juara Liga 1 2018 setelah mampu taklukkan PSM Makassar dengan skor 3-0 di Stadion Gelora Bangkalan, Senin (29/10/2018).

Bisa taklukkan PSM Makassar yang merupakan tim pemuncak klasemen sementara, diakui Gomes itu menjadi bukti bahwa skuat asuhannya memiliki kualitas untuk tetap bersaing menjadi juara.

Apalagi, selisih tujuh poin bagi Madura United dengan pemuncak klasemen saat ini, PSM Makassar, masih memungkinkan untuk dikejar, mengingat kompetisi Liga 1 2018 masih menyisakan enam laga lagi.

Terlebih, empat tim di atas Madura United saat ini, PSM Makassar, Persija Jakarta, Persib Bandung, dan Bhayangkara FC masih akan saling bertemu, sehingga tentu akan sama-sama berebut poin.

“Saya selalu tergetkan menang setiap pertandingan. Tidak pernah targetkan kalah, coba keluarkan semagat dari pemain, main maksimal untuk prestasi kita semua dengan kolektivitas,” terang pelatih asal Brasil tersebut.

Belum lagi, jika melihat enam laga sisa Madura United, hanya satu laga yang menjadi sangat berat karena harus menghadapi tim papan atas, yaitu kala jamu Bhayangkara FC (9/11/2018).

Lima laga lainnya, Fabiano dkk hanya akan hadapi tim papan tengah hingga bawah. Kelimanya adalah Bali United, PSMS Medan, PSIS Semarang, Perseru Serui, dan Persela Lamongan di laga penutup Liga 1 2018.

Hal serupa juga diungkapkan oleh kepten tim Madura United, Fabiano Beltrame. Setelah timnya sempat terseok-seok di tiga laga terakhir tanpa kemenangan, kini bisa buktikan bahwa Madura masih miliki kualitas.

“Orang kemarin sebut kita mati, tapi kita buktikan bahwa kita masih hidup, dan kita masih kerja, lawan tim besar kita punya kualitas untuk menang lawan mereka. Kita masih ada perandingan sisa, kita harus bisa maksimalkan untuk dapat banyak poin,” pungkas Fabiano.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved