Citizen Reporter

Pegiat Literasi Gelar Nobar Film Banda: The Dark Forgotten Trail untuk Kenalkan Maluku

Sejarah Portugis sebagai bangsa Eropa yang masuk kali pertama ke Indonesia melalui Pulau Banda.

Pegiat Literasi Gelar Nobar Film Banda: The Dark Forgotten Trail untuk Kenalkan Maluku
Citizen Reporter
Film Banda: The Dark Forgotten Trail adalah bagian dari acara Les Perles des Moluques, Sabtu (15/9/2018). 

SURYA.co.id | MALUKU - Sejarah Portugis sebagai bangsa Eropa yang masuk kali pertama ke Indonesia melalui Pulau Banda.

Lewat film Banda: The Dark Forgotten Trail membuat banyak orang Indonesia seperti diingatkan kembali pada pelajaran sejarah nasional.

Bagi warga negara Prancis, mereka seperti diajak belajar sejarah Indonesia.

Film Banda: The Dark Forgotten Trail adalah bagian dari acara Les Perles des Moluques, Sabtu (15/9/2018).

Itu sebuah acara yang diselenggarakan untuk memperkenalkan sejarah, keindahan, juga kuliner dari daerah yang berada di ujung Timur Indonesia, Kepulauan Maluku.

Acara itu adalah kolaborasi dari Asosiasi Pasar Malam, Paris, yang bergerak di bidang literasi dengan Asosiasi Gandong, komunitas warga Ambon di Paris.

Acara yang diselenggarakan di Sasana Budaya KBRI atas dukungan KBRI di Paris, dihadiri Dubes RI untuk Prancis, Hotmangaradja Pandjaitan bersama para pejabat KBRI Paris yang lain.

Antusias warga Prancis tampak karena mayoritas pengunjung adalah warga Prancis yang berbaur dengan warga Indonesia.

Tarian Tifa-Tifa dengan musik yang rancak dan balutan baju merah berkombinasi sarung Maluku, menceritakan tarian para istri dan wanita yang mendukung kepergian suami atau kekasih hati mereka yang akan pergi berperang.

Tari yang dibawakan lima ibu dari Maluku memikat hati penonton, ditandai tepukan panjang di akhir tarian.

Halaman
123
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved