Persebaya

Lia Nikmatul Maulla Ingin Nribun Dukung Persebaya Sejak SD, Namun Baru Terwujud ketika SMK

Lia Nikmatul Maulla, salah satu Bonita asal Surabaya bisa mewujdukan cita-citanya mendukung Pesebaya secara langsung ke Stadion bukan perkara mudah.

Lia Nikmatul Maulla Ingin Nribun Dukung Persebaya Sejak SD, Namun Baru Terwujud ketika SMK
SURYA.co.id/Saiful Sholichfudin
Lia Nikmatul Maulla 

SURYA.co.id I SURABAYA - Lia Nikmatul Maulla, salah satu Bonita asal Surabaya bisa mewujdukan cita-citanya mendukung Pesebaya secara langsung ke Stadion bukan perkara mudah.

Pasalnya, meskipun sedari SD sudah menggemari Persebaya, Bonita alumni SMK Pawiyatan Surabaya ini tidak lantas bisa mendukung Bajul Ijo secara langsung.

Ula, sapaan akrabnya, harus rela menunggu tujuh tahun lamanya untuk bisa memberikan dukungan langsung pada Rendi Irwan dkk.

Baca: Pengamat Persebaya, Dhion Prasetya Yakin Akan Ada Kejutan dari Djanur saat Persipura vs Persebaya

Baca: Berikut Cara Djanur Jaga Tren Kemenangan saat Persipura vs Persebaya di Sisa Kompetisi Liga 1

“Cinta Persebaya sejak kecil, tapi baru bisa dukung langsung Persebaya main waktu sekolah SMK, dari kecil hanya liat di tv, juga sering nyanyi lagu Persebaya dari Bonek Mania,” ungkapnya pada Surya, Senin (29/10/2018).

Dikisahkan, Ula, keputusan nribun pertama kali tidak mudah, ada banyak ketakutan yang dia rasakan saat akan nribun. Namun dengan rasa penasaran ia putuskan nribun bersama teman sekolahnya.

Baca: Janji Bek Persebaya Ruben Sanadi saat Melawan Persipura

Baca: Cara Djanur Bawa Persebaya Rebut Kemenangan Atas Persipura Hari Ini

Baca: Prediksi Skor Persipura Jayapura vs Persebaya Pekan 28, Selasa 30 Oktober Kick Off Jam 13.30 WIB

“Saya putuskan dengan tekad tinggi untuk nribun. Nribun bagi Persebaya adalah mimpi saya sejak kecil. Bagaimanapun caranya mimpi itu harus saya kejar,” tutur Ula dengan nada tegas.

Sejak merasakan nribun, Ula semakin ketagian untuk bisa memberikan dukungan langsung Persebaya.

Bahkan, ditengah kesibukannya saat ini bekerja di salah satu resto di Surabaya, Ula selalu menyembatkan diri nribun. Tak jarang harus bertukar shift dengan rekan kerjanya saat jadwa main Persebaya tidak sesuai jadwal liburnya.

“Kadang tukar shift, misal gak nutud ya tukar waktu libur, karena nribun bagi saya kewajiban,” tuturnya sampil tersenyum.

Kecintaan Ula terhadap Persebaya bukan tanpa alasan, menurutnya Persebaya merupakan warisan sepak bola dari  zaman terdahulu.

Halaman
12
Penulis: Khairul Amin
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved