Berita Surabaya

Dikejar Sampai Bali, Polda Jatim Tangkap Perampok Bos Konveksi di Surabaya

Pelaku perampokan merupakan orang dekat korban yaitu mantan karyawan yang pernah bekerja di tempat korbannya.

Dikejar Sampai Bali, Polda Jatim Tangkap Perampok Bos Konveksi di Surabaya
Surabaya.Tribunnews.com
AKBP Leonard Sinambela 

SURYA.co.id | SURABAYA - Anggota Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur menangkap perampok disertai penyekapan di rumah pengusaha konveksi Cris Production milik Reza Teguh (40), Jl Prapen Indah Blok F nomor 43 Kota Surabaya.

Kasubdit III Jatanras Polda Jatim, AKBP Leonard Sinambela menjelaskan, pihaknya membekuk pelaku di tempat persembunyiannya di luar kota. Pelaku sempat kabur usai menyekap dua penghuni rumah, Sukanti perawat pribadi dan Subandi sopir.

"Iya, pelaku (Perampokan rumah pengusaha Konveksi) sudah ditangkap," ucap Leo saat dihubungi Surya.co.id, Senin (29/10/2018).

Leo mengatakan, pelaku perampokan itu juga menggunakan senjata tajam untuk mengancam hingga menyekap korbannya. Pelaku juga mengambil mobil Innova milik bos konveksi. Pelaku melarikan diri mengendarai mobil curian itu meninggalkan Kota Surabaya menuju ke arah timur.

"Kami melakukan pengejaran pelaku hingga ke Bali," ungkapnya.

Sayangnya, Leo masih enggan menyebutkan secara terperinci terkait identitas pelaku. Ini dikarenakan sampai saat ini pihaknya masih melakukan penyidikan terkait kasus perampokan ini.

Intinya, pelaku perampokan merupakan orang dekat korban yaitu mantan karyawan yang pernah bekerja di tempat korbannya.

"Pelaku perampokan dua hingga tiga orang masih kami lakukan penyidikan," bebernya.

Sebelumnya, pihaknya sudah mencabut berkas perkara yang di tangani Polsek Tenggilis Mejoyo Polrestabes Surabaya. Perkara perampokan ini, saat ini telah ditangani Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim.

Anggotanya, melacak keberadaan pelaku perampokan melalui keterangan saksi dan hasil Olah TKP dari Tim Labfor Polda Jatim Cabang Surabaya.

Pihak Kepolisian sempat kesulitan mencari keberadaan pelaku lantaran minim bukti petunjuk di lokasi.

Pasalnya, pelaku sempat membawa seperangkat Hardisk rekaman kamera Closed Circuit Television (CCTV) di dalam kamar rumah korban.

Perampok ini tergolong nekad lantaran menyekap Sukanti memakai mukena dan mengikat tangannya dengan kain. Pelaku juga menyekap Subandi memakai lakban diikat menggunakan tali di dalma kamar.

Kedua korban ditemukan oleh sekuriti Perumahan bernama Lukman yang kemudian melaporkan kejadian ini ke Kepolisian setempat.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved