Berita Ekonomi Bisnis

Hingga Agustus 2018, Asuransi Sinar Mas Catat Premi Rp 4,5 Triliun, Naik 7 Persen

Asuransi Sinar Mas berhasil membukukan premi bruto sebesar Rp 4,503 triliun hingga 31 Agustus 2018

Hingga Agustus 2018, Asuransi Sinar Mas Catat Premi Rp 4,5 Triliun, Naik 7 Persen
surya.co.id/srihandi lestari
Direktur PT Asuransi Sinar Mas Marten P Lalamentik (dua dari kanan) saat menyerahkan secara simbolis pembayaran interim payment klaim kepada Direktur PT Silkstone Mitra Stay Steven Lyanto (tiga dari kiri), awal pekan ini di Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Asuransi Sinar Mas berhasil membukukan premi bruto sebesar Rp 4,503 triliun hingga 31 Agustus 2018. Angka ini meningkat 7 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2017 yakni sebesar Rp 4,18 triliun.

Direktur PT Asuransi Sinar Mas Marten P Lalamentik mengungkapkan premi ini berasal dari berbagai lini bisnis Asuransi Sinar Mas.

Di antaranya asuransi kebakaran Rp 1,887 triliun (42 persen), asuransi kendaraan roda empat Rp 840,9 miliar (19 persen), asuransi pengangkutan Rp 503,9 miliar (11 persen), asuransi kesehatan Rp 437,9 miliar (10 persen), asuransi Aneka Rp 423,1 miliar (9 persen), asuransi kendaraan roda dua Rp 305,1 miliar (7 persen), asuransi engineering Rp 79,6 miliar (2 persen), asuransi rangka kapal Rp 24,5 miliar (1 persen).

“Untuk yang paling banyak, premi asuransi kami ada di asuransi kebakaran,” kata Marten, dalam rilisnya, Jumat (26/10/2018).

Marten menambahkan, untuk tahun 2018 ditargetkan premi bruto mencapai Rp 6,373 triliun. Angka ini diharapkan bisa terealisasi hingga akhir tahun ini.

Asuransi Sinar Mas juga sangat komitmen dengan para nasabahnya. Ini terbukti telah dilakukan pembayaran interim payment klaim kepada nasabah yang mengalami kerugian akibat gempa berkekuatan 7,4 skala richter di Palu Sulawesi Tengah.

Awal pekan ini, di Ruang Prioritas lantai 1 Panin Bank, Surabaya Cendana, seremonial pembayaran klaim senilai Rp 9,990 miliar diserahkan langsung oleh Direktur PT Asuransi Sinar Mas Marten P.

Lalamentik kepada Direktur PT Silkstone Mitra Stay (Mercure Hotel Palu) Steven Lyanto.

“Sebelumnya, Asuransi Sinar Mas juga telah membayar interim pay-ment kepada nasabah kami, PT Palu Graha Sejahtera senilai Rp 10,275 miliar,” ungkap Marten.

Menurutnya, melalui pembayaran interim payment klaim, pihaknya berharap dapat mem-bantu mempercepat pemulihan kegiatan operasional nasabah.

“Karena sesuai dengan manfaat dari perlindungan asuransi, kami ingin perusahaan penerima dapat segera pulih dan beropera-sional seperti sedia kala”, tambahnya.

Hingga tanggal 25 Oktober 2018, Asuransi Sinar Mas telah menerima 43 laporan klaim yang terdiri dari klaim Asuransi Kebakaran dan klaim Asuransi Kendaraan Bermotor akibat gempa Palu.

Total sum insured (nilai pertanggungan, Red) atas polis asuransi Kebakaran Properti adalah senilai Rp 263,668 miliar dan 100,1 juta dolar Amerika Serikat (AS). Sementara nilai pertanggungan Polis Asuransi Kendaraan Bermotor sebesar Rp 1,270 miliar.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved