Berita Surabaya

AFEBI Antisipasi Tantangan Revolusi Industri 4.0 dengan Cara Ini

Agenda utama dari Kongres VI Afebi kali ini adalah untuk menyusun kurikulum FEB Perguruan Tinggi anggota AFEBI

AFEBI Antisipasi Tantangan Revolusi Industri 4.0 dengan Cara Ini
tribunjatim/sofyan arif candra
Gubernur Jatim, Soekarwo Membuka Kongres VI AFEBI di Sheraton Hotel Surabaya, Kamis (25/10/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Universitas Airlangga (Unair) menjadi tuan rumah kongres VI - Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia (AFEBI) dengan tajuk 'Mewujudkan Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang Inovatif untuk Menghadapi Era Disrupsi', Kamis (25/10/2018), di Sheraton Hotel, Jalan Embong Malang, Surabaya.

Dekan FEB Unair, Dian Agustia, mengatakan agenda utama dari Kongres VI Afebi kali ini adalah untuk menyusun kurikulum FEB Perguruan Tinggi anggota AFEBI dalam rangka menghadapi revolusi industri 4.0.

"Dengan adanya revolusi Industri 4.0 menyebabkan semuanya berubah termasuk dalam dunia bisnis yang menyebabkan banyak perusahaan tenggelam karena tidak mampu mengantisipasi tantangan dalam perubahan tersebut," kata Dian saat ditemui di sela-sela kongres.

Menurut Dian, jika dilihat saat ini hanya perusahaan yang mampu berbenah pada sistem informasinya yang akan mampu bertahan dan eksis di revolusi industri 4.0.

"Dan hal tersebut berdampak pada perguruan tinggi untuk menyediakan lulusan SDM yang juga harus siap menghadapi perubahan dalam revolusi industri tersebut," lanjutnya.

Dian melanjutkan dalam Kongres AFEBI kali ini diselenggarakan untuk melihat masing-masing kompetensi FEB dari berbagai universitas mampu menghadapi tantangan revolusi industri 4.0 tersebut.

"Misalkan untuk mata kuliah keilmuan sistem informasi harus ikut berubah mengikuti perkembangan dan hal itu akan diikuti juga pada semua mata kuliah yang ada hubungan dengan sistem informasi. Sehingga lulusnya bisa beradaptasi dengan perubahan revolusi industri ini," kata Dewan Pengurus Nasional AFEBI ini.

Selain memperbaiki sistem informasi, Dian mengatakan FEB juga akan semakin memperkuat keilmuan enterpreneurship di setiap mata kuliah.

"Kita berkolaborasi dan sharing keilmuan serta pengelolaan fasilitas yang diharapkan lulusannya lebih inovatif dan mempunyai jiwa entrepreneur seperti besar," katanya.

Kongres AFEBI ke VI kali ini diikuti 74 dari 76 perguruan tinggi negeri anggota AFEBI. (tribun jatim/sofyan arif candra)

Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved