Berita Madiun

Video Mesum Karaoke di Madiun Viral di Whatsapp, Polisi Turun Tangan

Penyidik Sat Reskrim Polres Madiun Kota menyelidiki kasus penyebaran video mesum di sebuah tempat karaoke yang viral di grup-grup WhatsApp.

Video Mesum Karaoke di Madiun Viral di Whatsapp, Polisi Turun Tangan
ist
ilustrasi 

SURYA.co.id | MADIUN - Aparat penyidik Reserse dan Kriminal Polres Madiun Kota menyelidiki kasus penyebaran video mesum di sebuah tempat karaoke yang viral di grup-grup WhatsApp.

Kasat Reskrim Polres Madiun Kota, AKP Logos Bintoro yang dikonfirmasi, Selasa (23/10/2018) membenarkan polisi sementara menyelidiki kasus penyebaran video mesum.

"Kami sementara masih menyelidikinya," kata Logos.

Untuk menyelidiki kasus itu, kata Logos, polisi telah memeriksa pemilik tempat karaoke dan wanita yang menjadi obyek mesum di ruangan karaoke. Sedangkan orang yang merekam video masih dalam pencarian.

Baca: Reaksi ITS Surabaya Usai Rivanul Luqman, Mahasiswa ITS yang Dikabarkan Hilang Akhirnya Ditemukan

"Nanti kami akan memeriksa semua orang yang ada di dalam video tersebut," kata Logos.

Logos menuturkan, awal mula polisi menyelidiki kasus ini setelah ada warga yang melaporkan video mesum itu ke polisi.

Baca: Tim Advokasi Prabowo-Sandi di Jatim Belum Bisa Dampingi Kasus Ahmad Dhani. Ini Alasannya

Sementara itu, Ketua MUI Kota Madiun, KH Dr Muhammad Sutoyo, meminta Polres Madiun Kota mengusut kasus penyebaran video tindak asusila yang dilakukan di tempat karoke di Kota Madiun. Ia juga meminta Pemerintah Kota Madiun berani menindak tegas tempat hiburan yang melanggar aturan.

"Madiun nggak pernah sepi dari perbuatan itu. Ini dikarenakan kurang tegasnya pihak keamanan. Pelanggaran seperti itu tidak pernah ditindak sehingga akan berulang lagi," kata Sutoyo.

Dia meminta, apabila ditemukan pelanggaran Undang-undang IT, dan juga pornografi, pelaku hendaknya segera ditangkap dan dihukum sesuai dengan undang-undang.

"Ini sama saja penghinaan terhadap walikota dan DPRD," katanya.

Baca: Mobil yang Parkir di Tempat Terlarang di Surabaya Bakal Didenda Rp 500 Ribu. Kalau Motor?

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved