Berita Banyuwangi

Koreografer Pembukaan Asian Games 2018 Puji Tari Gandrung di Banyuwangi

Koreografer yang merancang tarian untuk pembukaan Asian Games 2018, Denny Malik, memuji tari Gandrung yang merupakan aset budaya Banyuwangi

Koreografer Pembukaan Asian Games 2018 Puji Tari Gandrung di Banyuwangi
surabaya.tribunnews.com/haorrahman

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Koreografer yang merancang tarian untuk sajian pembukaan Asian Games 2018 lalu, Denny Malik, turut menyaksikan Gandrung Sewu, yang digelar di Pantai Boom, Banyuwangi, Sabtu (21/10).

Bagi Denny, tari gandrung merupakan aset berharga Banyuwangi.

”Tari gandrung itu adalah aset berharga bagi Banyuwangi. Tidak hanya sebagai budaya. Gandrung adalah bagian dari ikon, heritage, dan histori Banyuwangi,” kata Denny.

Menurut Denny, pagelaran Gandrung Sewu sangat menarik. Dia mengaku terhibur selama menyaksikan sendratari yang digelar sejak 2012 itu.

”Sangat terhibur. Secara karakter dan kostum sangat menarik. Musiknya juga bagus, sesuai pakem. Tidak menghilangkan kekhasan gandrung itu sendiri,” kata Denny.

Pria asal Minangkabau tersebut mengatakan, gandrung memiliki kekhasan dan sangat menarik untuk suguhan entertainment. Menurutnya, Gandrung dan Banyuwangi sangat eksotis. Beruntung Banyuwangi memiliki tari gandrung.

Denny mengaku telah lama mendengar kiprah Gandrung Sewu. Itulah yang membuat dia tertarik untuk datang dan melihat langsung pelaksanaan Gandrung Sewu tahun. Bahkan Denny menyempatkan diri datang di gladi bersih, sehari sebelum pelaksanaan Gandrung Sewu. Saat itu, Denny sempat berdiskusi bersama para pelatih Gandrung Sewu.

”Meski saya baru pertama kali datang ke Banyuwangi, sebagai penari dan koreografer saya sudah lama mengenal gandrung. Pas gladi bersih, saya memberikan masukan kepada seniman Banyuwangi tentang pagelaran kolosal yg entertain,” kata Denny.

Menurut pria yang pernah menjadi koreografer tarian di pembukaan Sea Games 2011, Palembang, Sumatera Selatan tersebut, berharap agar penampilan Gandrung Sewu selanjutnya, bisa lebih berani untuk mengeksplor jalan cerita dan konfigurasi yang lebih kreatif.

Denny mengaku bersedia terlibat dalam pelaksanaan Gandrung Sewu di tahun berikutnya apabila diminta membantu menjadi koreografi. ”Dengan senang hati saya bersedia apabila diminta untuk membantu,” katanya.

Penulis: Haorrahman
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved