Berita Surabaya

Jumlah Penderita Kanker Payudara di Jatim Terus Meningkat. Ini yang Dilakukan Dinas Kesehatan Jatim

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jatim, Kohar Hari Santoso mengajak perempuan Jatim untuk lebih peduli untuk pendeteksian dini kanker payudara.

Jumlah Penderita Kanker Payudara di Jatim Terus Meningkat. Ini yang Dilakukan Dinas Kesehatan Jatim
SURYA.co.id/SofyanArif Candra Sakti
Peringatan Hari Kanker Payudara di Gedung Negara Grahadi, Sabtu (20/10/2018) 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jatim, Kohar Hari Santoso mengajak perempuan Jatim untuk lebih peduli untuk pendeteksian dini kanker payudara.

Hal tersebut diungkapkan Kohar Hari Santoso saat menghadiri peringatan hari kanker payudara dunia atau pink october di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Sabtu (20/10/2018).

"Kita ingin menggugah kesadaran masyarakat akan resiko kanker payudara ini, karena kanker yang paling banyak itu kanker payudara yang kedua kanker leher rahim yang ketiga baru kanker paru-paru dan yang lain," kata Kohar Hari Santoso.

Di Jatim sendiri, Kohar melanjutkan penderita kanker payudara berada di angka 17 ribu dan mayoritas berada di umur produktif yaitu 20-45 tahun.

"Dan rata-rata, mereka datangnya ke pengobatan itu pas stadium lanjut sehingga kesulitan untuk ditangani. Oleh karena itu kita ingin menggugah agar kesadaran pada kanker payudara lebih dini, diantaranya dengan melakukan pemeriksaan terhadap disi sendiri pada payudara nya diri sendiri atau ke tenaga kesehatan, dokter, klinik, rumah sakit dan yang lain," ucap Kohar Hari Santoso.

Kohar Hari Santoso mengungkapkan, angka penderita kanker payudara di Jatim memang meningkat dibandingkan lima tahun lalu yang berada di angka 11ribuan.

"Penyebab pasti kanker ini belum ketahuan, tapi ada faktor-faktor resiko yang bisa menyebabkan kondisi itu diantaranya obesitas dan kurang menyusui, pola istirahat yang tidak teratur dan olahraga yang kurang," lanjutnya.

Untuk menekan angka penderita kanker payudara, selain mengkampanyekan deteksi dini kanker payudara, Kohar mengatakan Pemprov Jatim juga menggelar deteksi dini secara aplikatif bersama pemeriksaan kanker leher rahim melalui tes Inspeksi Visual Asetat (IVA) di beberapa Posyandu, Puskesmas dan bersama institusi swasta. (Sofyan Arif Candra Sakti)

Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved