Berita Malang Raya

Syarat Pendirian Prodi Baru Diperlunak, semula Minimal Miliki 6 Dosen kini Cukup 5, ini Alasannya 

Syarat pendirian program studi baru (prodi) sebuah perguruan tinggi diperlunak kini cuku 5 dosen dari semula 6 dosen.

Syarat Pendirian Prodi Baru Diperlunak, semula Minimal Miliki 6 Dosen kini Cukup 5, ini Alasannya 
surya/sri handi lestari
Foto ilustrasi: Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur Prof Dr Ir Soeprapto, DEA dan Dwi S Purnomo, Ketua Yayasan Pendidikan Telkom saat launching ITTelkom Surabaya. 

SURYA.co.id | MALANG  - Syarat pendirian program studi baru (prodi) sebuah perguruan tinggi diperlunak karena kekurangan dosen. Jika sebelumnya syaratnya minimal enam dosen di prodi baru, kini cukup lima orang.

Hal itu disampaikan Dirjen Kelembagaan Kemenristekdikti Patdono Suwignyo, Jumat (19/10/2018).

"95 Persen pengajuan prodi baru ditolak karena tidak ada dosennya," jelas Patdono

Bahkan ada dosen yang diakui tapi dari lembaga lain. Bukan dosen perguruan tinggi yang mengajukan.

Dikatakan dia, masalah kekurangan dosen bukan hanya di PTS, tapi juga PTN.

"PTS di luar Jawa terutama banyak kekurangannya," jelasnya.

Padahal dosen adalah komponen penting di perguruan tinggi di Indonesia. Di satu sisi, antara yang pensiun dan penambahan khususnya dosen PTN masih kurang.

Data di Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) wilayah VII Jawa Timur, jumlah dosen PTS ada 18.600 dosen.

Kepala LL Dikti wilayah VII Jatim Prof Dr Ir Suprapto DEA menyampaikan hal itu dalam kesempatan terpisah.

"Masih kurang dari jumlahnya," papar dia saat di Malang beberapa waktu lalu.

Halaman
12
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved