Berita Banyuwangi

Jelang Festival Gandrung Sewu, Okupansi Hotel di Banyuwangi Melonjak

Meningkatnya jumlah hunian kamar di hotel tersebut, salah satunya diisi wisatasan yang akan menonton Festival Gandrung Sewu.

Jelang Festival Gandrung Sewu, Okupansi Hotel di Banyuwangi Melonjak

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Jelang Festival Gandrung Sewu, Sabtu (20/10/2018), ribuan wisatawan datang ke Banyuwangi sehingga okupansi hotel melonjak.

Sebagian besar hotel di Banyuwangi telah kehabisan kamar.

General Manager Hotel El Royale Agus Setiawan mengatakan, tingkat hunian kamar di hotel bintang empat yang dikelolanya untuk pekan ini memang mengalami peningkatan tajam.

Dari 161 kamar yang ada, hanya tersisa tiga kamar.

“Peningkatan ini sudah terjadi mulai Senin (15/10/2018) hingga Minggu (21/10/2018). Hari biasa okupansi kami 60 persen, pekan ini 95 persen, bahkan hari Jumat ini sudah 100 persen,” kata Agus.

Meningkatnya jumlah hunian kamar di hotel tersebut, lanjut Agus, salah satunya diisi wisatasan yang akan menonton Festival Gandrung Sewu.

Mereka rata-rata mulai masuk sejak Kamis (18/10/2018) dan Jumat (19/10/2018), lalu akan keluar pada Minggu (21/10/2018).

“Setiap ada festival di Banyuwangi pasti berimbas dengan hunian hotel kami. Para wisatawan rata-rata juga menyewa kendaraan selama di Banyuwangi dari para pelaku usaha jasa transportasi lokal,” ujarnya.

Kenaikan tajam tingkat okupansi juga terjadi di seluruh hotel berbintang di Banyuwangi, mulai Dialoog Hotel, Illira, Aston, Santika, Ketapang Indah, hingga yang berkonsep resor dan villa seperti Solong Villa.

Pengelola hotel Ketapang Indah Banyuwangi, Hawa Suciati mengatakan, pada akhir pekan ini tepatnya mulai, 19-20 Oktober , okupansi hotel yang terletak di pinggir pantai tersebut mencapai lebih dari 90 persen.

“Pelanggan kami rata-rata wisatawan yang berlibur di Banyuwangi baik dalam negeri maupun mancanegara. Mereka sengaja ke mari untuk berwisata sekaligus menonton Festival Gandrung Sewu besok,” ujar Cici.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, MY. Bramuda, mengatakan, pihaknya gembira karena festival yang digelar oleh pemerintah daerah memberikan dampak positif bagi geliat ekonomi termasuk hotel.

“Efek dominonya banyak, mulai hotel, para driver yang disewa wisatawan, warung-warung, pusat oleh-oleh, dan sebagainya. Kehadiran ribuan wisatawan di Festival Gandrung Sewu menjadi berkah ekonomi bagi warga Banyuwangi,” ujarnya.

Penulis: Haorrahman
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved