Berita Tulungagung

Kekurangan 300 Tenaga Pendidik, Tulungagung Hanya Dapat Jatah 15 Guru SMA/SMK

Karena jatah guru baru tidak mencukupi, maka untuk mengisi kebutuhan guru masih mengandalkan guru honorer.

Kekurangan 300 Tenaga Pendidik, Tulungagung Hanya Dapat Jatah 15 Guru SMA/SMK
surya/david yohannes
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Tulungagung, Solikin. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Tulungagung hanya akan mendapatkan tambahan 15 guru SMA/SMK baru.

Sebelumnya ada 300 guru baru yang diajukan, untuk menutup kekurangan semua guru di SMA dan SMK di seluruh Tulungagung.

“Kekurangan riil kita sekitar 300 guru itu, terutama guru agama dan BK (bimbingan konseling),” terang Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Tulungagung, Solikin.

Lanjutnya, pihaknya tidak tahu pasti formasi 15 guru baru yang akan ditempatkan di Tulungagung.

Sebab rekrutmen guru SMA dan SMK ini langsung dilakukan Kementerian Pendidikan.

“Semuanya lewat jalur umum. Jadi belum ada jalur khusus pengangkatan GTT,” tambah Solikin.

Karena jatah guru baru tidak mencukupi, maka untuk mengisi kebutuhan guru masih mengandalkan guru honorer.

Nantinya para guru honorer ini akan dibuatkan SK dari provinsi.

Dengan SK ini mereka berhak mendapatkan tunjangan Rp 750.000 per bulan.

Uang itu di luar alokasi dana yang disediakan setiap sekolah.

Namun SK provinsi ini hanya diperuntukkan guru honorer tahun 2011 ke bawah.

“Kan tetap diperhitungkan masa kerjanya,” tandas Solikin.

Penulis: David Yohanes
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved