Berita Surabaya

Unair Rencanakan Kuota 70 Persen Pendidikan Vokasi untuk Lulusan SMK, Ini Alasannya

Rencananya, pada penerimaan mahasiswa baru untuk pendidikan Vokasi akan memperbesar kuota pada lulusan SMK.

Unair Rencanakan Kuota 70 Persen Pendidikan Vokasi untuk Lulusan SMK, Ini Alasannya
surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Siswa SMKN 6 Surabaya saat mengikuti ujian yang diadakan Lembaga Sertifikasi Profesi sebagai syarat kelulusan, Selasa (10/4/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Upaya penerimaan mahasiswa pendidikan Vokasi yang terampil direncanakan Universitas Airlangga dengan mengubah strategi penerimaan mahasiswa.

Rencananya, pada penerimaan mahasiswa baru untuk pendidikan Vokasi akan memperbesar kuota pada lulusan SMK.

Rektor Unair, Prof Moh Nasih mengungkapkan hal ini untuk memberikan kesempatan bagi lulusan SMK agar bisa menempuh pendidikan yang lebih tinggi.

Sehingga diharapkan lulusan SMK bisa masuk Fakultas Vokasi Unair hingga 70 persen.

Sedangkan sisanya untuk sekolah Menengah Atas (SMA).

“SMK di Jawa Timur ini sangat bagus. Pemerintah Provinsi Jawa Timur sudah sangat konsen terhadap SMK. Kami harus sejalan dengan itu,” ujar Prof Nasih usai membuka acara Kongres Pendidikan Vokasi se-Indonesia di Kampus C Unair, Selasa (16/10/2018).

Diakuinya, Fakultas Vokasi Unair baru bisa menampung 40 persen lulusan SMK.

Padahal daya tampung Fakultas Vokasi antara 1.500 hingga 1.600 mahasiswa setiap tahun dari 21 program studi (prodi) yang ada.

“Lulusan SMK itu kadang tidak berniat melanjutkan kuliah. Mereka lebih tertarik untuk bekerja. Padahal melanjutkan kuliah itu juga penting bagi lulusan SMK untuk memperdalam kompetensinya,” ungkap Prof Nasih.

Sampai kini, jurusan Fakultas Vokasi Unair 40 persennya adalah kesehatan.

Karenanya penting menyasar lulusan SMK Kesehatan untuk bisa masuk ke fakultas ini.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved