Berita Pasuruan

Gudang di Pasuruan Terbakar, Para Pekerjanya Panik Selamatkan Diri

Kebakaran gudang di Jl Raya Pasuruan-Probolinggo, membuat para pekerjanya panik bukan main. Begini kata mereka...

Gudang di Pasuruan Terbakar, Para Pekerjanya Panik Selamatkan Diri
surabaya.tribunnews.com/galih lintartika
Petugas berusaha memadamkan api yang membakar gudang di Pasuruan. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Kebakaran hebat di PT Sakari Sumber Abadi di Jalan Raya Pasuruan - Probolinggo (Paspro), Beji, Kabupaten Pasuruan, Selasa (16/10/2018) diduga kuat karena konsleting listrik.

Ada dua gudang yang terbakar habis, yakni gudang painting atau pengecatan.

Gudang ini biasa digunakan untuk mengecat furniture yang sudah digarap dan masuk dalam proses finishing.

Dua gudang ini rata dengan tanah. Semua perabotan dan furniture yang di dalamnya hangus terbakar.

Api diperkirakan muncul sekira pukul 14.30 WIB. Saat itu, aktivitas di dalam gudang masih padat. Banyak pekerja yang sedang menyelesaikan pekerjaannya. Karena memang jam pulang baru jam 5.

"Tiba - tiba muncul api dari kabel listrik yang ada di dalam gudang. Saya tidak tahu kenapa sebelumnya, tapi memang kalau di dalam gudang painting ini memang banyak kabel alat untuk pengecatan," kata salah satu karyawan yang menolak namanya disebutkan.

Baca: LIVE FACEBOOK - Pabrik Kayu di Beji Pasuruan Terbakar, Petugas PMK Berupaya Memadamkannya

Baca: Ngeri! Mobil Daihatsu Espass Dijepit 2 Truk, Tiga Penumpangnya Tewas Terbakar di Dalam

Tak berapa lama, api terus membesar. Ia dan temannya pun panik. Rata - rata semuanya takut terbakar di dalam gudang.

"Jadi kami tinggal saja. Masih ada alat yang menyala, kami tidak sempat mematikannya karena takut api keburu besar," tambahnya.

Sementara itu, Ridwan, salah satu karyawan di bagian lain, mengatakan, api itu membesar sekira pukul 15.00 diiringi dengan suara letusan. Ia yang berada di gudang berjarak 25 meter dari gudang painting yang terbakar pun sempat ketakutan.

"Saya kira di gudang saya, ternyata bukan. Saya hanya kaget dan langsung keluar. eh ternyata sudah ramai, gudang painting terbakar," tambah Ridwan.

Ridwan menjelaskan, ini kejadian pertama sejak tahun 2009 silam. Tahun 2009 pernah terbakar dan yang terbakar gudang painting. Tapi, bedanya dulu gudang painting di depan dan sekarang dipindahkan di belakang.

"Ini tadi juga kaget, ternyata yang terbakar gudang painting lagi. Di dalam gudang itu memang banyak bahan yang mudah terbakar," kata pria yang sudah bekerja 10 tahun di perusahaan ini.

Ribuan karyawan dipulangkan setelah kejadian kebakaran ini. Banyak karyawan yang belum saatnya pulang sudah dipulangkan semua. Dari pengamatan, banyak juga karyawan yang tidak pulang dan ikut membantu memadamkan api.

Mereka bergotong-royong memadamkan api. Hingga berita ini diturunkan, ada tiga mobil PMK yang ada di dalam perusahaan untuk membantu proses memadamkan api.

Secara umum api sudah padam meski api sempat merembet ke tempat pembuangan serbuk kayi yang halus. Saat ini petugas sedang melakukan pembasahan. 

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved