Berita Jember

Fraksi di DPRD Jember Pertanyakan Pendeknya Masa Jabatan Kadindik Jember yang Kurang 2 Bulan

Beberapa fraksi di DPRD Jember menyoroti pendeknya masa jabatan Kepala Dinas Pendidikan Jember yang dijabat Isman Sutomo.

Fraksi di DPRD Jember Pertanyakan Pendeknya Masa Jabatan Kadindik Jember yang Kurang 2 Bulan
surabaya.tribunnews.com/sri wahyunik
Bupati Jember Faida melantik 25 pejabat baru 

SURYA.co.id | JEMBER - Beberapa fraksi di DPRD Jember menyoroti pendeknya masa jabatan Kepala Dinas Pendidikan Jember yang dijabat Isman Sutomo.

Pekan lalu, Bupati Jember, Faida merotasi kembali pejabat di Jember. Salah satunya Isman Sutomo yang menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan mengisi jabatan baru sebagai Staf Ahli.

Menurut Juru Bicara Fraksi Hanura Demokrat (Harkat) Masrur, Isman menjadi pejabat eselon II dengan masa jabatan paling pendek di Kabupaten Jember.

"Ini merupakan masa jabatan terpendek untuk eselon II, dalam sejarah di Jember hanya kurang dari dua bulan. Sementara di sisi lain, Dinas Pendidikan merupakan OPD yang sangat strategis, apalagi saat ini sedang pembahasan Rancangan APBD 2019," ujar Masrur saat membacakan Pandangan Umum Fraksi atas Nota Pengantar Rancangan APBD Jember tahun 2019 di gedung dewan, Selasa (16/10/2018).

Fraksi Harkat, lanjut Masrur, mengharapkan bupati segera mengisi jabatan kepala OPD strategis secara definitif, seperti jabatan kepala Dinas Pendidikan tersebut.

Baca: Pemkab Jember Usulkan Kenaikan Dana Bansos 53 persen di Tahun Politik 2019

Sorotan senada juga disampaikan oleh Fraksi Golkar. Pandangan Umum Fraksi Golkar dibacakan oleh Suqignyo Widagdo. Fraksi Golkar menilai seharusnya Bupati Jember menciptakan rasa aman di kalangan staf Pemkab Jember.

"Salah satunya dengan tidak melakukan rotasi staf hanya dalam wkatu singkat. Rotasi dalam waktu singkat itu bukan jawaban atas persoalan. Lebih baik segera mengisi jabatan yang kosong secara definitif seperti halnya Dinas Pendidikan supaya tercapai program pembangunan," tegas Suwignyo.

Fraksi Gerindra juga menyuarakan tidak definitifnya jabatan kepala Dinas Pendidikan.

"Belum genap dua bulan, mutasi kepala Dinas Pendidikan terjadi. Tentunya ini akan berpengaruh kepada layanan pendidikan di Kabupaten Jember. Apalagi saat ini sedang pembahasan Rancangan APBD 2019. Fraksi Gerindra meminta segera ada pejabat definitif untuk kepala Dinas Pendidikan supaya tidak muncul masalah di waktu mendatang," tegas Juru Bicara Fraksi Gerindra Alfian Andri Wijaya.

Sebelumnya Bupati Jember, Faida sempat menyinggung perihal ini. Ia mengaku mendengar perbincangan tentang pendeknya masa jabatan yang diemban Isman Sutomo sebagai kepala Dinas Pendidikan.

Menurutnya rotasi pejabat di Pemkab Jember sudah melalui proses evaluasi. "Jadi bukan atas dasar like dan dislike, tetapi sudah ada evaluasi," tegas Faida.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved