Citizen Reporter

150 Guru Ikuti Pelatihan Pahami Era Milenial agar Memiliki Semangat Perubahan

150 peserta mengikuti Bimbingan Teknis Penyusunan Soal Higher Order Thinking Skills (HOTS), Selasa (2/10/2018).

150 Guru Ikuti Pelatihan Pahami Era Milenial agar Memiliki Semangat Perubahan
Citizen Reporter
Sekitar 150 peserta mengikuti Bimbingan Teknis Penyusunan Soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) atau Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi, Selasa (2/10/2018). 

SURYA.co.id | PASURUAN - Guru terus berbenah. Caranya dengan mengikuti berbagai pelatihan.

Sekitar 150 peserta mengikuti Bimbingan Teknis Penyusunan Soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) atau Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi, Selasa (2/10/2018).

Mereka terdiri atas guru dan pengawas madrasah dari seluruh Jawa Timur berkumpul di Jambu Luwuk Hotel dan Resort, Songgoriti, Batu.

Acara yang diselenggarakan oleh Seksi Kurikulum dan Evaluasi, Bidang Pendidikan Madrasah, Kementerian Agama Kanwil Provinsi Jawa Timur itu diselenggarakan lima hari, Senin (1/10/2018) sampai Jumat (5/10/2018).

Pesertanya guru dan pengawas tiga mata pelajaran, yaitu Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA.

Mereka dibimbing dosen dari Universitas Negeri Surabaya untuk belajar membuat soal HOTS.

Tak hanya belajar membuat berbagai macam soal HOTS, namun yang lebih utama adalah para guru dan pengawas diberikan pemahaman yang mumpuni tentang pentingnya HOTS dalam proses pembelajaran di kelas pada era disrupsi ini.

Saat ini, kemampuan menyusun soal HOTS menjadi kompetensi yang wajib dimiliki seluruh guru abad milenial.

Guru abad milenial benar-benar diharapkan memiliki semangat perubahan, baik perubahan pada kompetensi pedagogi, profesional, maupun individunya tentang pentingnya pembelajaran yang fokus pada peningkatan kemampuan siswa berpikir tingkat tinggi dan sekaligus memberikan soal-soal yang bisa mengukur hasil pembelajaran.

Sedari hari pertama, panitia sudah memberikan penegasan, seusai acara, seluruh peserta wajib bergerak di masing-masing daerah.

Sebagai tindak lanjutnya, para peserta wajib menyebarkan ilmu yang telah diperoleh selama lima hari itu ke seluruh guru madrasah yang ada di daerahnya.

Itu seperti pesan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur dalam pembukaan di hari pertama.

Seluruh guru utusan dari masing-masing kota dan kabupaten di seluruh Jawa Timur ini bisa menjadi trainer bagi guru-guru lainnya dalam menyebarkan kompetensi menyusun soal HOTS.

Semoga acara yang sangat bermanfaat itu bisa menjadi sumbangsih bagi negara dalam mempersiapkan generasi yang lebih berkualitas di masa depan.

Eka Sugeng Ariadi
Guru MTsN 6 Pasuruan
sugengariadieka@gmail.com

Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved