Persebaya Surabaya

Persebaya Terancam Degredasi, Djadjang Nurdjaman Bilang Seperti Ini

Merampungkan 25 laga, Persebaya berada di posisi ke-14 dengan mengantongi 29 poin.

Persebaya Terancam Degredasi, Djadjang Nurdjaman Bilang Seperti Ini
Surabaya.Tribunnews.com/Habibur Rohman
Dua pemain Persebaya, Fandi Utomo dan Otavio Dutra tertunduk lesu setelah Bajul Ijo dipermalukan 0-1 Borneo FC di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (13/10/2018) malam 

SURYA.co.id | SURABAYA - Persebaya dua kali beruntun menderita kekalahan di pentas Liga 1 2018. Setelah terjungkal 0-1 atas tuan rumah Arema FC, Bajul Ijo baru saja dipermalukan tamunya Borneo FC 0-1 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Sabtu (13/10/2018) malam.

Kekalahan di kandang membuat Bajul Ijo masih terpuruk dan menuju zona degredasi atau papan bawah klasemen sementara Liga 1 2018.

Merampungkan 25 laga, Persebaya berada di posisi ke-14 dengan mengantongi 29 poin.

Posisi Bajul Ijo rawan gusur oleh Mitra Kukar yang berada di poisi ke-15. Sama-sama mengantongi 29 poin, tapi Mitra Kukar baru menyelesikan 24 laga. 

Kendati Persebaya terancam menuju degredasi, namun tak membuat Djadjang Nurdjaman menyerah.

Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman (kanan) dan pemain Bajul Ijo Misbakhus Solikin saat sesi konfrensi pers setelah laga lawan Borneo FC di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Sabtu (13/10/2018). Dalam laga ini, Persebaya kalah 0-1 dari Boreno FC
Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman (kanan) dan pemain Bajul Ijo Misbakhus Solikin saat sesi konfrensi pers setelah laga lawan Borneo FC di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Sabtu (13/10/2018). Dalam laga ini, Persebaya kalah 0-1 dari Boreno FC (Surabaya.Tribunnews.com/Habibur Rohman)

Dilansir Surya.co.id dari laman Persebaya menyebutkan, Djadjang Nurdjaman tetap optimistis Bajul Ijo masih akan bertahan di kasta tertinggi sepakbola Indonesia.

“Persaingan di papan bawah memang ketat. Dengan sisa lima laga kandang yang ada, kami tetap optimistis untuk bisa lepas dari situ, kami percaya Persebaya masih akan ada di Liga 1 musim depan,” tegas Djadjang Nurdjaman, pelatih Persebaya.

Pada kesempatan ini, Djanur menyampaikan permintaan maaf kepada suporter persebaya alias Bonek.

Mantan pelatih Persib Bandung dan PSMS Medan itu kembali menegaskan jika Rendi Irwan dkk masih punya peluang keluar dari zona degradasi.

“Pertandingan malam ini (lawan Borneo) di luar dugaan, padahal kami sudah berjuang maksimal merebut tiga poin. Posisi di klasemen semakin berat. Walau pun demikian masih punya peluang menjauh dari zona degradasi,” harap Djanur.

Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved