Berita Surabaya

Tekan Angka Kecelakan Kereta, Kanitlaka Lantas Polrestabes Surabaya Datangi Penjaga Palang Pintu

Meski ada penjaga palang pintu, pengguna jalan harus tetap berhati-hati tengok arah kanan dan kiri sebelum melalui perlintasan kereta

Tekan Angka Kecelakan Kereta, Kanitlaka Lantas Polrestabes Surabaya Datangi Penjaga Palang Pintu
surya/mohammad romadoni
Kanitlaka Polrestabes Surabaya, AKP Antara, bersama penjaga perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Jambangan Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Anggota Unit Laka Lantas Polrestabes Surabaya memberikan perhatian lebih kepada penjaga palang pintu kereta api. Bentuk simpatik itu diwujudkan dengan mendatangi mereka yang bertugas menjaga perlintasan kereta api tanpa palang pintu di kawasan Surabaya selatan.

Kanitlaka Polrestabes Surabaya, AKP Antara, mengatakan kegiatan simpatik itu dilakukannya mengajak penjaga palang pintu kereta agar sungguh-sungguh dan bertanggung jawab mengemban tugas mulia menjaga palang pintu kereta api.

"Kami memberikan edukasi pada penjaga palang pintu agar memperhatikan jarak kereta api dari palang pintu. Ini penting karena mencegah kecelakaan, apalagi saat jam padat kemacetan," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (13/10/2018).

Antara menjelaskan petugas harus memprioritaskan menutup perlintasan kereta api dari jarak batas aman yang sudah ditentukan meski kondisi jalan padat.

Jarak aman ini usai kereta melewati sensor pendeksi yang diharuskan segera menutup palang pintu.

"Cara ini menghindari potensi adanya pengguna jalan yang menyerobot atau kondisi jalan macet saat ada kereta lewat," ungkapnya.

Dia menambahkan pengguna jalan dalam kondisi apapun agar lebih waspada ketika melintas di perlintasan kereta api. Sebab, pemicu kecelakaan ini dari human eror paling banyak adalah pelanggaran lalu lintas.

"Ingat, penjaga palang pintu itu hanya bertugas menutup palang pintu untuk memperlancar perjalanan kereta api, jadi bukan sebagai petugas yang mengatur lalu lintas," ucapnya.

Meskipun ada penjaga palang pintu, kata Antara, pengguna jalan harus tetap berhati-hati tengok arah kanan dan kiri sebelum melalui perlintasan kereta api.

"Upaya menekan angka kecelakaan sudah dilakukan akan tetapi semuanya itu kembali pada perilaku pengendara di jalan, agar menjaga keselamatan bersama, patuh rambu lalu lintas agar terhindar dari musibah kecelakaan," jelasnya.

Di sela mengeduasi, Antara juga memberikan bingkisan berupa sembako untuk petugas penjaga palang pintu kereta api sebagai bentuk apresiasi telah membantu kelancaran sekaligus keselamatan pengguna jalan dan menekan angka kecelakaan kereta api.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help