Berita Surabaya

Sempat Dicemooh, Sadikin Mampu Hasilkan Karya Lukis Seharga Toyota Rush

Pria bernama Sadikin Pard ini beberapa kali mencelupkan kuas pada cat minyaknya, dan menggoreskan di kanvas.

Sempat Dicemooh, Sadikin Mampu Hasilkan Karya Lukis Seharga Toyota Rush
SURYA.co.id/Sugiharto
Pelukis dari Malang, Sadikin Pard menyelesaikan lukisannya menggunakan kaki di Pasar Seni Surabaya yang digelar di Jatim Expo Surabaya, Sabtu (13/10/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pria berusia 58 tahun ini tampak lincah menggerakkan kuas dengan kaki kirinya.

Pria bernama Sadikin Pard ini beberapa kali mencelupkan kuas pada cat minyaknya, dan menggoreskan di kanvas.

Semua aktivitasnya itu dilakukan dengan kakinya.

Menjadi difabel tak pernah diinginkan Sadikin Pard.

Namun pria asal Malang ini tetap tegar dan berusaha hidup senormal mungkin, meski tak memiliki kedua tangan.

Rasa minder pun berusaha ditepisnya, dimana dia memilih menempuh pendidikan formal laiknya manusia normal lainnya.

Setelah menyelesaikan SMA di SMAK Santa Maria Malang, dia berkuliah di Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

“Di jalur akademis ini, teman-teman sekolah dan kuliah memahami kondisi saya,” katanya, Sabtu (13/10).

Namun, jalan hidupnya rupanya sudah ditentukan.

Dia sangat tertarik pada seni gambar dan memutuskan menjadi pelukis sejak 1989.

Halaman
123
Penulis: Sudharma Adi
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved