Berita Kediri

Pasukan Banser Kirab Merah Putih Satu Negeri Tiba di Kawasan Monumen Simpang Lima

Kegiatan ini bukan simbol, tapi sahabat Ansor telah membuktikan bahwa NKRI harga mati, Pancasila Jaya dan Nusantara milik kita

Pasukan Banser Kirab Merah Putih Satu Negeri Tiba di Kawasan Monumen Simpang Lima
SURYA.co.id/Didik Mashudi
Rombongan Kirab Satu Negeri tiba di Kawasan Monumen Simpang Lima Gumul (SLG), Sabtu (13/10/2018). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Rombongan Kirab Satu Negeri yang digelar Gerakan Pemuda (GP) Ansor tiba di Kawasan Monumen Simpang Lima Gumul (SLG), Kabupaten Kediri, Sabtu (13/10/2018) petang.

Sebelumnya rombongan yang membawa pataka 17 bendera merah putih menempuh perjalanan secara estafet telah dilakukan serah terima di wilayah Pace perbatasan Kabupaten Nganjuk - Kediri.

Selanjutnya rombongan kirab bendera merah putih yang dibawa pasukan Banser dilakukan serah terima di kawasan Monumen SLG.

Ketua GP Ansor Kabupaten Kediri Munasir Huda menjelaskan, perjalanan Kirab Satu Negeri merupakan perjalanan sangat mulia yang punya tujuan.

"Latar belakang Kirab Satu Negeri karena GP Ansor selalu di depan ketika NKRI dalam ancaman," jelasnya.

Ditegaskan Munasir, kegiatan ini bukan simbol, tapi sahabat Ansor telah membuktikan bahwa NKRI harga mati, Pancasila Jaya dan Nusantara milik kita tidak hanya sekedar ucapan.

"Sahabat Ansor melakukan seperti ini penuh dengan resiko dan dibully dimana-mana," tandasnya.

Seperti tindakan sahabat Ansor menjaga tempat ibadah non muslim selalu dibully. Padahal tujuannya semata-mata menjaga NKRI.

"Di dalam NKRI ada yang beragama Muslim, Hindu, Budha, Kristen serta suku-suku yang lainnya," ungkapnya.

Meski dibully, Munasir Huda menegaskan, Ansor tidak takut dengan upaya kelompok kecil yang ingin merubah sistem bangsa ini.

Sementara Abid Umar, Sekretaris Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor Jatim menjelaskan, Kirab Satu Negeri yang masuk Kabupaten Kediri merupkan kirab dari zona Rote.

"Zona Rote ini merupakan bagian terluar yang kita berangkatkan di Indonesia mulai Merauke, Sabang, Miangas, Nunukan dan Pulau Rote," jelasnya.

Pataka 17 bendera merah putih yang dikirab dari Zona Rote meliputi Provinsi NTT, NTB, Bali, Jatim, Jateng dan berakhir pada kegiatan Apel 100.000 Banser dengan Presiden Jokowi di Provinsi Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ).

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved