Rumah Politik Jatim

Kritik Andi Arief kepada Prabowo Dianggap Tidak Tepat. Gerindra Sarankan Andi Sering Baca Berita

Anwar Sadad pun menilai Andi Arief kurang mendapatkan informasi dan menyarankan agar lebih sering membaca berita.

Kritik Andi Arief kepada Prabowo Dianggap Tidak Tepat. Gerindra Sarankan Andi Sering Baca Berita
surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, tiba di bandara Juanda, Kamis (3/5/2018) dengan disambut Sekretaris DPD Gerindra Jatim, Anwar Sadad dan elit partai lainnya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sekretaris DPD Gerindra Jatim, Anwar Sadad menilai statement Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief yang mengatakan bahwa Capres, Prabowo Subianto jarang turun ke lapangan tidak tepat.

Anwar Sadad pun menilai Andi Arief kurang mendapatkan informasi dan menyarankan agar lebih sering membaca berita.

"Jarang dilapangan bagaimana, beberapa waktu lalu di Sukabumi, Serang juga hadir, kemarin ke Tegal juga. Suruh buka ponselnya itu pak Andi Arief, browsing," ujar Sadad, Sabtu (13/10/2018).

Baca: Politisi Demokrat, Andi Arief Lagi-lagi Kritik Prabowo Subianto. Ini Kata Koleganya di Demokrat

Baca: Kabar Suap kepada Kapolri Tito Karnavian Adalah Hoaks, Begini Penjelasan Mahfud MD

Sadad melanjutkan dalam waktu dekat, Prabowo juga diagendakan akan turun kampanye di Jatim.

"Terdekat sekitar tanggal 24 Oktober, selama 3 hari akan keliling Surabaya dan Jawa Timur. Jadi tanggal 21-22 Pak Sandi yang di Jatim, terus tanggal 23 kosong, 24-25-26 insyaallah pak Prabowo yang datang," lanjutnya.

Baca: Inilah Peran Nanik S Deyang sebagai Saksi Kunci Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet Dianiaya

Baca: Peringati Hari Santri, Sandiaga Uno Akan Pawai Jombang-Tugu Pahlawan Surabaya

Anggota DPRD Provinsi Jatim ini mengatakan selain kampanye, Prabowo akan bersilaturahmi ke beberapa tokoh masyarakat dan tokoh agama serta menghadiri beberapa pertemuan startegis.

"Salah satu agendanya adalah peresmian rumah pemenangan, lalu menghadiri dukungan dari para relawan, ada relawan Blater Madura, terus santri dari Nahdliyyin dan ulama juga," ujar Sadad.

Seperti diketahui, Andi Arief melalui postingan di akun Twitter-nya, @AndiArief__ mengkritik jika Prabowo jarang turun ke lapangan dan menganggap pencalonannya kurang serius.

Tweet tersebut diunngah Andi tanggal 12 Oktober 2018 pukul 9.42 WIB, berikut ini tweetnya.

Ini otokritik: Kalau dilihat cara berkempanyenya sebetulnya yang mau jadi Presiden itu @sandiuno atau Pak Prabowo ya. Saya menangkap kesan Pak Prabowo agak kurang serius ini mau jadi Presiden. (Sofyan Arif Candra Sakti)

Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help