Persebaya Surabaya

Jelang Persebaya Vs Borneo FC, Dejan Antonic Cerita Kenangan Manis saat Bersama Bajul Ijo

saat bermain di Persebaya jugalah Dejan dipertemukan dengan tambatan hatinya, Venna Tikoalu, yang merupakan Bonita berdarah Manado

Jelang Persebaya Vs Borneo FC, Dejan Antonic Cerita Kenangan Manis saat Bersama Bajul Ijo
surya.co.id/hbibur rohman
Pelatih Borneo FC Dejan Antonik 

SURYA.co.id I SURABAYA – Pelatih Borneo FC, Dejan Antonic, mengaku senang bisa kembali lagi ke Surabaya, meski kali ini datang sebagai lawan tanding dari Persebaya Surabaya pada lanjutan pertandingan pekan ke-25 Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (13/10/2018).

Pasalnya, Dejan memiliki kenangan tersendiri bersama Persebaya kala dirinya masih sebagai pemain. Bahkan, Persebaya adalah tim pertama yang dia bela di Indonesia. Ia membela tim Bajul Ijo pada musim kompetisi 1995-1996 dan musim 2003.

Kenangan di Persebaya menjadi tidak terlupakan bagi Dejan karena dialah pemain yang membawa Persebaya Juara Divisi 1 dan promosi ke Divisi Utama.

“Senang kembali ke Surabaya, saya mulai semua di sini sebagai pemain pada 95-96, saya banyak memori di Persebaya. Bermain di Persebaya pada kondisi berat dan membawa menjadi juara di divisi utama, sehingga banyak sekali memeri dengan Bonek,” terang mantan pelatih Persib Bandung tersebut, Sabtu (13/10/2018).

Bahkan, saat bermain di Persebaya jugalah Dejan dipertemukan dengan tambatan hatinya, Venna Tikoalu, yang merupakan Bonita berdarah Manado yang tumbuh besar di Surabaya.

Namun demikian, Dejan sebagai pelatih profesional tidak mau terjebak dengan kenangan masa lalu.

Saat ini dirinya datang dengan tim yang dilatihnya, Borneo FC, dimana datang dengan ambisi melanjutkan trend positif di dua laga terakhir kala bisa taklukkan Madura United 1-2 (22/9/2010), dan tundukkan Persipura Jayapura 2-1 (8/10/2018).

Meskipun diakui pelatih asal Serbia itu, meraih kemenangan di Surabaya bukan perkara mudah, utamanya karena dilaga nanti timnya akan bermain dibawah tekanan Bonek.

“Sekarang saya datang sebagai pelatih Borneo FC, kita berharap tetap berada di trend positif di dua laga terakhir. Tapi itu tidak akan mudah, karena tim ini masih dalam proses pembentukan, apalagi di Persebaya banyak pemain muda bagus sekali, jadi kita harus ekstra hati-hati,” pungkasnya.

Penulis: Khairul Amin
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved