Viral Pidato Jokowi Sebut 4 Istilah Film 'Game of Thrones' dalam Pertemuan IMF. Ini Maknanya

Pidato Presiden Jokowi dalam acara IMF menjadi viral lantaran menggunakan beberapa istilah di serial film Game of Thrones. Ternyata ini maknanya

Viral Pidato Jokowi Sebut 4 Istilah Film 'Game of Thrones' dalam Pertemuan IMF. Ini Maknanya
ist/kompas.com-Andri Donnal Putera
Presiden Joko Widodo saat membuka Rapat Pleno Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) di Nusa Dua, Bali, Jumat (12/10/2018). 

SURYA.co.id - Pidato Presiden Jokowi dalam acara Annual Meeting IMF World Bank Plenary pada Jumat 12 Oktober 2018, menjadi viral lantaran menggunakan beberapa istilah di serial film Game of Thrones

Bahkan, Presiden Jokowi dua kali mendapat "standing applause" saat berpidato dalam acara yang diadakan di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali itu.

Presiden Jokowi secara kreatif menyampaikan kepada para pemimpin keuangan dunia untuk waspada dan meningkatkan kerjasama dalam menghadapi perkembangan ekonomi global saat ini.

Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa hubungan antarnegara maju saat ini sama seperti perselisihan dalam serial televisi Game of Thrones.

Pidato ini kemudian menjadi viral di dunia maya, bahkan memunculkan hashtag #GameOfThrones di Twitter.

Baca: Pidato Soeharto Ramal Kondisi Indonesia di Abad 21, Sukardi Rinakit : Soeharto Benar

Baca: Ternyata WhatsApp (WA) Bisa Dibajak Hacker Hanya dengan Video Call, Ini Kabar Terbarunya

Game of Thrones merupakan drama fantasi yang digarap oleh David Benioff dan DB Weiss, yang mengisahkan perebutan kekuasaan para raja dan bangsawan.

Serial ini ditayangkan oleh salah satu stasiun televisi HBO.

Dikutip dari Kompas.com, berikut 4 istilah dalam serial Game of Thrones yang disebutkan Jokowi dalam pidatonya yang menjadi viral.

1. Winter is Coming

Istilah ini sering diucapkan penduduk di kawasan utara yang dingin, Winterfell, sebagai persiapan menyambut musim dingin yang panjang.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help