Polemik Ratna Sarumpaet

Polisi Akan Periksa Pihak Pemprov DKI soal Dana untuk Ratna Sarumpaet

Bukan hanya para politisi di kubu Prabowo-Sandi aja yang diperiksa, polisi juga akan memeriksa pihak Pemprov DKI Jakarta.

Polisi Akan Periksa Pihak Pemprov DKI soal Dana untuk Ratna Sarumpaet
surya/anas miftakhudin
Kombes Pol RP Argo Yuwono 

SURYA.co.id | JAKARTA - Kasus hoaks Ratna Sarumpaet berbuntut panjang. Bukan hanya para politisi di kubu Prabowo-Sandi aja yang diperiksa, polisi juga akan memeriksa pihak Pemprov DKI Jakarta.

Pemeriksaan tersebut terkait pemberian uang untuk acara Ratna Sarumpaet ke Chili dalam gelaran internasional.

Namun, Ratna Sarumpaet lebih dahulu ditangkap oleh polisi ketika mau terbang ke Chili pada 5 Oktober 2018. 

Baca: Politisi Demokrat, Andi Arief Lagi-lagi Kritik Prabowo Subianto. Ini Kata Koleganya di Demokrat

Baca: Inilah Peran Nanik S Deyang sebagai Saksi Kunci Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet Dianiaya

Baca: Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Nanik S Deyang Diperiksa Penyidik soal Hoaks Ratna Sarumpaet

Rencananya, Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terhadap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Asiantoro terkait kasus penyebaran berita bohong dengan tersangka Ratna Sarumpaet.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan, pihaknya belum mempunya rencana untuk memeriksa saksi lain dari Pemprov DKI Jakarta termasuk Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

"Sementara baru itu saja (Asiantoro), kami masih fokuskan pemeriksaan kepada Ibu Ratna Sarumpaet, nanti kita lihat pengembangannya,” ujar Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Jumat (12/10/2018).

Baca: Kabar Suap kepada Kapolri Tito Karnavian Adalah Hoaks, Begini Penjelasan Mahfud MD

Baca: Ribut Pemeriksaan Amien Rais, Kata Mahfud MD : Dia Bukan Target Tersangka

Pihak Pemprov Jakarta turut diperiksa karena diduga ikut mendanai Ratna Sarumpaet yang akan terbang ke Santiago, Chile saat ditangkap pihak kepolisian di Bandara Soekarno-Hatta.

Hal tersebut berdasarkan bukti yang ditemukan polisi berupa permohonan dana sponsor sebesar Rp 70 juta yang digunakan Ratna untuk terbang ke Chile.

"Bukti itu (permohonan) sponsor sudah kami sita,” kata Argo.

Ratna Sarumpaet resmi ditahan pihak Polda Metro Jaya sebagai tersangka kasus penyebaran kabar bohong pada Jumat (5/10/2018) usai ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta saat hendak terbang ke Kota Santiago, Chile pada Kamis (4/10/2018).

Ratna disangkakan menyebar kabar bohong bahwa dirinya mengalami penganiayaan oleh sejumlah orang tanggal 21 September 2018 lalu setelah foto wajahnya mengalami lebam-lebam beredar di media sosial.

Kemudian kabar itu diklarifikasinya sendiri sebagai kabar bohong pada Rabu (3/10/2018) di mana luka lebam itu akibat efek samping operasi sedot lemak pipi yang dijalaninya di RS Bina Estetika, Jakarta Pusat.

Ratna terancam terjerat Pasal 14 UU No 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 jo Pasal 45 UU ITE dengan ancaman 10 tahun penjara.

Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help