Koneksi Internet di Dunia Akan Alami Gangguan selama 48 Jam Mulai Jumat Dini Hari

Koneksi internet dunia dalam waktu 48 jam atau dua hari ke depan bakal mengalami beberapa masalah.

Koneksi Internet di Dunia Akan Alami Gangguan selama 48 Jam Mulai Jumat Dini Hari
http://cdn.id.techinasia.com
Facebook luncurkan aplikasi baru di android khusus pengguna internet 2G 

SURYA.co.id | JAKARTA - Koneksi internet dunia dalam waktu 48 jam atau dua hari ke depan bakal mengalami beberapa masalah.

Hal itu akan membuat pengguna internet di seluruh dunia merasakan gangguan akibat koneksi bermasalah tersebut.

Baca: Ini Alasan Polda Metro Jaya Tolak Permohonan Tahanan Kota Ratna Sarumpaet

Baca: Polisi Akan Periksa Pihak Pemprov DKI soal Dana untuk Ratna Sarumpaet

Pasalnya, saat ini sedang diadakan perbaikan dan pemeliharaan dalam domain server serta sisi infrastruktur jaringan.

Gangguan hingga pemadaman internet akan dirasakan selama 48 jam ke depan sejak Jumat (12/10/2018) dini hari, dikarenakan adanya pemeliharaan oleh ICANN.

Baca: Inilah Peran Nanik S Deyang sebagai Saksi Kunci Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet Dianiaya

Baca: Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Nanik S Deyang Diperiksa Penyidik soal Hoaks Ratna Sarumpaet

The Internet Corporation of Assigned Names and Numbers (ICANN) akan melakukan perbaikan sistem kriptografi pada infrastruktur Internet.

Menurut ICANN, sistem kriptografi ini akan diperkuat untuk membantu melindungi Domain Name System (DNS) dari hacker, serta mencegah dan melawan serangan penyadapan yang ramai terjadi belakangan ini.

Kendati bakal dirasakan, ICANN menegaskan bahwa gangguan ini hanya akan dialami oleh 1 persen pengguna Internet di seluruh dunia saja.

Communications Regulatory Authority (CRA), pihak yang mengawasi aturan komunikasi Internet, menyatakan bahwa pemadaman internet global perlu untuk memastikan bahwa tidak ada masalah saat keamanan dan kestabilan DNS diperbaiki.

"Beberapa keluhan mungkin terjadi jika provider Internet (ISP) pengguna tidak siap akan pemeliharaan ini." tambah pihak CRA.

Namun, untuk mencegah ISP yang tidak siap, extension (tambahan) pada sistem keamanan jaringan disarankan diaktifkan agar tidak terdampak, demikian menurut CRA.

Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help