Berita Gresik

Kemarau Panjang, Berkah Tersendiri bagi Penjual Air Bersih di Gresik  

Meningkatnya permintaah air bersih itu dialami para penjual air bersih di Desa Yosowilangun Kecamatan Manyar, Gresik.

Kemarau Panjang, Berkah Tersendiri bagi Penjual Air Bersih di Gresik   
surya.co.id/sugiyono
AIR BERSIH – Penjual air bersih sedang mengisi  di tandon air Desa Yosowilangun Kecamatan Manyar, Gresik untuk dikirim ke pelanggan, Jumat (12/10/2018). 

SURYA.co.id | GRESIK – Kemarau panjang menjadi berkah tersendiri bagi penjual air bersih di Kabupaten Gresik. Permintaan air bersih meningkat dibadingkan musim penghujan.  Apalagi ketika saluran air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) tidak mengalir, permintaan air bersih semakin meningkat.

Meningkatnya permintaah air bersih itu dialami para penjual air bersih di Desa Yosowilangun Kecamatan Manyar, Gresik.

Ratusan truk tangki dan mobil pick cup setiap hari antre pengisian air bersih di sumber air desa setempat.

Ada lima titik sumber mata air yang dikelola warga. Kemudian air tersebut dijual kepada masyarakat yang membutuhkan.  

“Permintaan pengiriman air bersih ke masyarakat ada penambahan. Biasanya sehari hanya kirim 4 kali pengiriman, saat ini bisa mengirim 6 sampai 7 kali pengiriman,” kata Supriyono, warga Desa Suci Kecamatan Manyar yang setiap hari menjual air bersih menggunakan truk tangki, Kamis (12/10/2018).

Satu tangki muatan 5.000 liter air bersih dijual seharga Rp 120.000 sampai 125.000.  Sedangkan untuk dua bak tandon air sebanyak 2000 liter dijual dengan harga Rp 60.000 sampai Rp 70.000.

“Tergantung juga pada dekat dan jauhnya pengiriman,” imbuhnya.

Namun, dari banyaknya permintaan air bersih tidak diimbangi dengan sumber air bersih, sehingga membuat pengisian air bersih menjadi tersendat. 

 "Antrean pengisian air di tandon air hampir dua sampai tiga jam. Selain banyaknya truk yang antre juga disebabkan sumber air bersih yang tidak lancar,” kata Usman, warga Yosowilangun Kecamatan Manyar yang mempunyai tandon air bersih.

Menurut Usman, tingginya permintaan air bersih bisa disebabkan saluran air dari PDAM tidak mengalir dan air di tandon milik warga sudah habis.

“Kalau air PDAM mampet, pasti banyak pelanggan yang menghubungi minta dikirim air,” imbuhnya. 

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved