Berita Jawa Timur

Emil Dardak Sebut Peran BPBD Kabupaten/Kota sangat Penting Tangani Pascabencana

Wakil Gubernur Jatim terpilih, Emil Elestianto Dardak menilai BPBD kabupaten/kota merupakan unsur terpenting dalam penanggulangan pascabencana.

Emil Dardak Sebut Peran BPBD Kabupaten/Kota sangat Penting Tangani Pascabencana
surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Calon Wakil Gubernur Jatim, Emil Elistianto Dardak saat hadir mendampingi Gubernur terpilih, Khofifah Indar Parawansa dalam Halal Bi Halal dan Manaqib Qubro di Yayasan Khadijah Surabaya, Minggu (29/7). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Wakil Gubernur Jatim terpilih, Emil Elestianto Dardak menilai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di tingkat kabupaten/kota merupakan unsur terpenting dalam penanggulangan pascabencana.

Menurut Emil sebesar apapun dampak bencananya, BPBD kabupaten/kota selalu ada digaris dan garda terdepan.

Baca: Kapitra Ampera Ultimatum Amien Rais soal Pencopotan Kapolri, Ini Tanggapan Kuasa Humum Amien

Baca: Kabar Suap kepada Kapolri Tito Karnavian Adalah Hoaks, Begini Penjelasan Mahfud MD

Baca: 4 Fakta Pilpres 2019 Terberat bagi Prabowo Menurut Sekjen Gerindra Ahmad Muzani

"Makanya kita (Pemprov Jatim) harusn komplementer atau harus memperkuat keterbatasan yang ada di BPBD," Emil saat ditemui usai menghadiri Upacara Hari Jadi Provinsi Jatim ke 73, di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Jumat (12/10/2018).

"Contohnya adalah standby anggaran, kalau dampaknya terlalu besar kita harus bisa turun jadi ada skala dimana ini provinsi perlu masuk dan tidak," kata Emil.

Baca: Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Nanik S Deyang Diperiksa Penyidik soal Hoaks Ratna Sarumpaet

Baca: Inilah Peran Nanik S Deyang sebagai Saksi Kunci Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet Dianiaya

Emil yang sudah pernah menjadi Bupati Trenggalek pun mengatakan dirinya mengetahui apa yang bermanfaat dari pemerintah provinsi untuk Pemkab/Pemkot pada saat penanggulangan bencana.

"Misalnya pas kekeringan, kalau truk tangki di BPBD kabupaten/kota cuma ada 7 dan butuhnya ternyata 10, itu lah provinsi harus turun tangan. Sehingga ada besaran dampak dan nilai strategis dari sebuah peristiwa yang akan menentukan provinsi kapan turun tangan," tambahnya.

Tidak kalah penting, menurut Emil adalah peran Pemprov untuk menjembatani BPBD kabupaten/kota dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan untuk membantu sinergi dengan Basarnas.

"Sinergi antar instansi ini juga harus dibangun karena kan tidak semua kabupaten ada Basarnas-nya," pungkas Emil. (Sofyan Arif Candra Sakti)

Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved