Gempa Situbondo

Bantu Pemulihan di Pulau Sapudi Sumenep, Polda Jatim Buka Posko Kesehatan dan Dapur Umum

Pasukan Polda Jatim akan membuka masing-masing dua lokasi posko kesehatan, tim Healing dan dapur umum.

Bantu Pemulihan di Pulau Sapudi Sumenep, Polda Jatim Buka Posko Kesehatan dan Dapur Umum
surya/istimewa
Pasukan gabungan Polda Jatim tiba di Pulau Sapudi Sumenep Madura. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sebanyak 200 pasukan gabungan Korps Brimob, Sabhara bersama tim medis Biddokes Polda Jatim turut dilibatkan untuk mempercepat pemulihan daerah terdampak gempa di Kepulauan Sapudi, Sumenep Madura.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera menjelaskan keberadaan pasukan gabungan di lokasi untuk membantu korban terdampak gempa.

Pasukan Polda Jatim akan membuka masing-masing dua lokasi posko kesehatan, tim Healing dan dapur umum.

"Layanan kesehatan dan fasilitas dapur umum bisa dimanfaatkan sekaligus membantu korban terdampak gempa," ucap Barung di Mapolda Jatim, Jumat (12/10/2018).

Barung mengatakan kunjungan Kapolda Irjen Pol Luki Hermawan bersama Gubernur dan Pandam V Brawijaya menanggapi permasalahan korban terdampak gempa yang membutuhkan bantuan logistik dan perbaikan rumah.

Karena itulah, bantuan dari Polda Jatim berfokus memenuhi logistik makanan, obat-obatan sesuai kebutuhan warga setempat.

"Posko kesehatan menyediakan layanan medis dan obat-obatan dan dua mobil dapur umur dari Brimob yang bisa memenuhi 200 porsi makanan," ungkapnya.

Masih kata Barung, keberadaan pasukan Polda Jatim di lokasi sekarang ini juga sebagai upaya menciptakan situasi aman.

"Terkait keamanan di lokasi kondusif kami berada di lokasi untuk memberikan rasa aman pada masyarakat," pungkasnya.

Sebelumnya, gempa berkekuatan 6,4 Skala Richter terjadi di Situbondo, Jawa Timur, tepatnya di 61 kilometer Timur Laut Situbondo, Kamis (11/10/2018) dini hari.

Gempa ini dirasakan sejumlah wilayah di Jawa dan Bali.

Kerusakan paling parah dialami warga Pulau Sapudi, Sumenep Madura, di mana ada tiga orang meninggal dunia.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help