Berita Lifestyle

Anak Masuk Kategori Obesitas? Ini Tips untuk Mengatur Pola Makannya

Pola makan anak obesitas perlu benar-benar dijaga agar berat badannya tidak terus bertambah.

Anak Masuk Kategori Obesitas? Ini Tips untuk Mengatur Pola Makannya
pixabay
Ilustrasi 

SURYA.co.id - Orangtua perlu waspada dan mengubah gaya hidup jika anak sudah masuk kategori obesitas.

Maklum saja, obesitas meningkatkan risiko anak terkena berbagai masalah kesehatan seperti diabetes hingga penyakit jantung.

Agar anak tetap sehat, orangtua tidak lagi bisa asal dalam menyajikan makanan.

Pola makan anak obesitas perlu benar-benar dijaga agar berat badannya tidak terus bertambah.

Sebelum menerapkan perubahan pola makan, kita perlu mengetahui lebih dulu batasan obesitas pada anak usia sekolah.

Kita bisa memakai tiga klasifikasi yang digunakan dari Center for Disease Control and Prevention (CDC) 2000, International Obesity Task Force (IOTF) 2006, atu World Health Organization (WHO) 2006. 

Menurut dr. Raissa Edwina Djuanda, M. Gizi, Sp.GK. salah satu contoh bagaimana menentukan status gizi obesitas memakai kurva dari CDC 2000 adalah dengan rumus sebagai berikut:

Berat badan anak yang sebenarnya dibagi dengan berat badan ideal berdasarkan tinggi badan dikali 100 persen

(BB sebenarnya/BB ideal x 100%)

Jika hasilnya 110-120 persen maka anak masuk kategori overweight (kelebihan berat badan).

Halaman
1234
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved