Berita Surabaya

2 Mantan Pejabat PT DPS Divonis Berbeda, Jaksa dan Penasihat Hukum Pikir-pikir, ini Alasannya

Dua pejabat PT Dok dan Perkapalan Surabaya (DPS) divonis berbeda dalam sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya, Jumat (12/10/2018).

2 Mantan Pejabat PT DPS Divonis Berbeda, Jaksa dan Penasihat Hukum Pikir-pikir, ini Alasannya
surya.co.id/praditya fauzi
Dua mantan pejabat PT Dok dan Perkapalan Surabaya meninggalkan ruangan usia sidang kasus mereka di Pengadilan Tipikor Surabaya, di Sidoarjo, Jumat (12/10/2018). 

SURYA.co.id |  SURABAYA - Dua pejabat PT Dok dan Perkapalan Surabaya (DPS) divonis berbeda dalam sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya, Jumat (12/10/2018).

Ketua majelis hakim I Wayan Sosiawan menyebutkan Muhammad Firmansyah Arifin selaku mantan Dirut PT DPS divonis 4 tahun 6 bulan penjara.

Sedangkan Muhammad Yahya mantan Direktur Pemasaran dan Pengembangan Usaha PT DPS dijatuhi hukuman 4 tahun 3 bulan penjara.

"Dengan ini, terdakwa atas nama M Yayah divonis dengan 4 tahun 3 bulan penjara dengan denda Rp 100 juta subsider 3 bulan penjara," kata I Wayan Sosiawan saat menyampailan putusan.

Tak hanya itu, dalam putusannya, kedua terdakwa juga terbukti bersalah telah melanggar Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor).

Lalu, untuk terdakwa Yahya, wajib mengembalikan uang pengganti  USD 951. Jika tidak bisa mengembalikan, akan disita aset miliknya senilai uang pengganti.

Tetapi, bila nilai aset kurang dari uang pengganti, terdakwa akan wajib menjalani tambahan hukuman satu tahun penjara.

Kemudian, untuk terdakwa atas nama Muhammad Firmansyah Arifin, divonis bersalah melanggar pasal pasal 3 juncto Pasal 18 UU Tipikor

"Terdakwa, atas nama Muhammad Firmansyah Arifin divonis 4 tahun 8 bulan penjara dan denda Rp 100 juta subsider 3 bulan penjara," sambung Wayan.

Seperti halnya terdakwa lain, untuk Muhammad Firmansyah Arifin, diwajibkan mengembalikan uang pengganti sebesar USD 1.150.

Halaman
123
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help