Pileg 2019

Gresik Gelar Deklarasi Pemilu Damai, Bupati Sambari Minta Caleg Tak Tempel Gambar di Pohon

Ketua Parpol dan Caleg DPRD Gresik mendeklarasikan Pemilihan Imum (Pemilu) damai, adil, santun, dan bermartabat.

Gresik Gelar Deklarasi Pemilu Damai, Bupati Sambari Minta Caleg Tak Tempel Gambar di Pohon
surya.co.id/sugiyono
PEMILU DAMAI -  Sejumlah Pimpinan Parpol dan pimpinan forkopimda Kabupaten Gresik bergandengan tangan sepakat pemilu damai, Kamis (11/10/2018). 

SURYA.co.id | GRESIK - Ketua partai politik (Parpol) dan calon legislatif (Caleg) DPRD Gresik berkumpul di Kantor Pemkab Gresik untuk mendeklarasikan Pemilihan Imum (Pemilu) damai, adil, santun dan bermartabat.

Sebanyak 15 orang ketua partai peserta pemilu di Gresik hadir. Mereka sepakat terhadap 5 butir kesepakatan. Kesepakatan itu intinya siap mengikuti pemilu yang jujur, adil, santun dan bermartabat.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro mengatakan, para pimpinan parpol di Kabupaten Gresik dan para caleg untuk sama-sama menciptakan situasi pemilu yang damai, adil, santun dan bermartabat. Salah satu caranya yaitu mengikuti peraturan dan perundang-undangan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah dan panitia penyelenggara. Baik dari KPU dan Bawaslu.

“Ikuti semua aturan yang telah ditetapkan. Mari kita bersama-sama menjaga ketertiban, tidak memasang APK (Alat peraga kampanye) di tempat-tempat yang dilarang. Dan saling menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan,” kata Wahyu di Kantor Pemkab Gresik, Kamis (11/10/2018).

Sedang Bupati Gresik Sambari Halim Radianto dalam sambutannya berharap kepada seluruh peserta yang terlibat dalam kampanye untuk menaati aturan yang telah ditetapkan, terutama saat memasang APK spanduk dan poster agar tidak di pohon.

“Terutama bagi yang punya uang lebih, untuk menempatkan alat peraga kampanye (APK) yang sesuai ketentuan. Mari kita bersama menjaga lingkungan. Jangan menempel APK di pohon, tiang listrik atau tempat yang dilarang,” kata Sambari.

Bupati juga menyebutkan jumlah pemilih di Gresik sebanyak 911.809 orang yang terbagi dalam 3.561 Tempat pemungutan suara (TPS).

Ketua KPU Gresik, Ahmad Roni mengatkan bahwa Pemilu di Gresik diikuti 15 Parpol. Dari 15 parpol tersebut, ada 511 caleg yang terbagi dalam 8 daerah pemilihan. Dengan jumlah kursi anggota legislatif DPRD Gresik sebanyak 50 kursi legislative.

Oleh karena itu, pimpinan parpol dan caleg untuk memanfaatkan masa kampanye dengan maksimal dan baik.

“Masa kampanye pada pemilu kali ini sangat panjang. Sejak 23 september 2018 sampai 13 April 2019, selam 7 bulan. Untuk itu, saya berharap agar para Caleg dan parpol mengatur ritme kampanye. Jangan sampai pada tahap akhir kampanye sepi," kata Roni.

Ketua Bawaslu Kabupaten Gresik Maslukhin mengatakan bahwa pemilu bukan sekedar hanya kegiatan memilih dan dipilih, tapi dengan pemilu masyarakat bisa ikut menjaga kehormatan dan martabat negara kesatuan RI. "Jangan sampai pemilu dijadikan ajang pemecah belah anak bangsa, dengan kampanye yang saling fitnah, menebar berita bohong dan hasutan hasutan kebencian," kata Maslukhin.

Oleh karena itu, dalam deklarasi damai ini diharapkan bisa dilaksanakan secara berjenjang di masing-masing Kecamatan dan Desa-desa. "Semakin banyak kegiatan deklarasi damai semakin tersebar pula kewaspadaan masyarakat untuk menjaga diri dan mensukseskan pemilu secara bermartabat," imbuhnya.

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help