Berita Surabaya

Dishub Surabaya Pecat Juru Parkir Nakal di Taman Bungkul

Dishub Kota Surabaya memecat tiga juru parkir (Jukir) yang dinilai nakal. Dua di antaranya adalah jukir di Taman Bungkul

Dishub Surabaya Pecat Juru Parkir Nakal di Taman Bungkul
surya/ahmad zaimul haq
Mesin parkir meter di Taman Bungkul, Minggu (17/12/2017). Sepuluh unit mesin parkir elektronik terpasang di Taman Bungkul. 

"Kami skors tidak bekerja beberapa bulan. Tujuannya untuk efek jera. Meski saat ini kami pekerjakan kembali karyawan Jukir itu karena kemanusiaan," kata Tranggono.

Saat ini di Kota Surabaya ada 1.620 titik parkir yang dikelola Dishub. Kebanyakan keberadaan titik parkir itu ada di tepi jalan raya. Selain ada yang di lokasi masuk Kantor.

Dari jumlah itu digawangi 1.712 juru parkir. Dari jumlah ini, sebanyak 63 ditetapkan sebagai Jukir resmi dengan honor bulanan sesuai UMK Kota Surabaya, Rp 3,5 juta. Selebihnya adalah honor layak.

Muh Arif salah satu Jukir di Taman Bungkul saat ditemui mengaku tidak mau main-main. Dia melihat sendiri ada rekannya yang kehilangan pekerjaan dengan upah sesuai UMK itu.

"Saya tak berani melanggar. Semua kendaraan wajib tapping," kata Arif.

Setiap hari di Taman Bungkul ada ratusan kendaran keluar masuk. Lokasi di tengah kota ini sangat strategis dan jadi jujugan banyak warga. Selain lokasinya memang nyaman dan harga makanannnya terjangkau di Taman Bungkul.

"Layanan parkir di Taman Bungkul bagus. Tapi kenapa harus tapping, toh kebanyakan pengunjung Taman Bungkul belum semua mempunyai kartu e-Money," ucap Cahyo, pelanggan parkir di Taman Bungkul

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved