Pemilu

2 Hari Bawaslu Jatim Buka Pendaftaran Pemantau Pemilu 2019, Tapi Nihil Pendaftar

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim telah membuka pendaftaran bagi lembaga yang ingin memantau pemilu 2019.

2 Hari Bawaslu Jatim Buka Pendaftaran Pemantau Pemilu 2019, Tapi Nihil Pendaftar
SURYA.co.id/Aqwamit Torik
Komisioner Bawaslu Jatim Aang Khunaifi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim telah membuka pendaftaran bagi lembaga yang ingin memantau pemilu 2019.

Bawaslu membuka pendaftaran mulai tanggal 9 Oktober 2018 hingga berakhir nanti H-7 sebelum pemungutan suara. 

Komisioner Bawaslu Jatim, Aang Khunaifi mengatakan, meski pihaknya sudah membuka pendaftaran dua hari lalu, namun hingga kini belum ada lembaga yang mendaftarkan diri. 

Kepada TribunJatim.com (grup SURYA.co.id), Aang Khunaifi mengatakan, lembaga pemantau pemilu yang mendaftar, nanti akan diseleksi dan diakreditasi oleh Bawaslu.

"Kalau dulu yang memberi akreditasi adalah KPU, sekarang yang memberikan adalah Bawaslu," kata Aang Khunaifi, Kamis (11/10/2018).

Setelah mendapatkan akreditasi, lembaga pemantau pemilu tersebut akan mendapatkan legalitas serta perlindungan secara hukum.

"Ada beberapa level pemantau yang bisa menjadi wilayah pemantauan bagi masyarakat sipil yang tergabung di organisasi, yaitu mulai dari pemantau tingkat kabupaten /kota, tingkat provinsi hingga nasional," imbuhnya.

Terkait syarat untuk lembaga yang ingin mendaftarkan diri sebagai pemantau, lembaga tersebut harus terdaftar di Bakesbangpol dan pemerintah daerah setempat.

Selain itu, lembaga tersebut harus menyebutkan sumber dananya serta bersikap independen. (Aqwamit Torik)

Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved