Opini

Warna Merangsang Kreativitas Anak

Penggunaan warna ruangan di kamar anak tak bisa sembarangan. Sebab, beberapa warna memiliki kesan tertentu yang berpengaruh. Seperti apa?

Warna Merangsang Kreativitas Anak
ist/pinterest
Ilustrasi 

Tiap anak memiliki karakter dan kebiasaan yang berbeda-beda. Untuk itulah, bagaimana perlakuan orang tua di masa pertumbuhan dan perkembangan anak merupakan masa yang sangat penting karena akan mempengaruhi kepribadian dan tingkah laku anak saat sudah dewasa.

SURYA.co.id | Memiliki anak yang ceria, kreatif, aktif dan rajin belajar adalah impian dari setiap keluarga. Untuk mewujudkan hal itu, mengganti warna cat dinding pada kamar ataupun ruang belajar anak merupakan salah satu solusi alternatif yang patut dipertimbangkan oleh para orangtua.

Sebelum mengganti warna cat dinding, alangkah lebih baiknya orangtua mengetahui makna dari tiap-tiap warna agar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi anak. Berikut ini adalah warna dan penjelasan maknanya :

  1. Warna oranye berkesan hangat, ramah, semangat dan optimisme serta dapat membawa keceriaan. Oleh sebab itulah warna ini dipercaya bisa menambah kepercayaan diri sehingga meningkatkan interaksi sosial dan komunikasi pada anak. Penggunaan warna oranye dalam ruangan perlu dikombinasikan dengan warna-warna lainnya karena dikhawatirkan anak akan mendapatkan stimulasi yang berlebihan sehingga membuatnya terjaga dan kesulitan untuk tidur.
  2.  Warna kuning merupakan gambaran dari kebahagiaan dan keceriaan yang energik. Penggunaan warna kuning sendiri, dapat memacu aktivitas fisik dan perkembangan mental pada anak-anak. Warna kuning muda dapat meningkatkan konsentrasi dan warna kuning terang dapat meningkatkan ingatan. Sama seperti oranye, penggunaan warna kuning pada kamar tidur menimbulkan anak kesulitan untuk tidur karena kondisi ruangan yang terlalu terang.
  3.  Unsur warna merah pada ruangan dapat meningkatkan energi dan kemampuan fisik pada anak. Anak-anak akan menjadi lebih berani, aktif dan bersemangat dalam melakukan semua aktivitasnya. Namun, penggunaan warna merah yang berlebihan didalam ruang juga bisa membuat anak menjadi pemarah, agresif, tidak sabar serta dapat membuat sakit kepala dan tidak fokus.
  4. Warna merah jambu atau pink dapat membuat anak menjadi lebih lemah lembut dan berempati dengan keadaan di sekitarnya. Warna ini juga dipercaya bisa membuat nyaman dan menenangkan. Namun terdapat efek negatif yang dapat ditimbulkan jika seluruh ruangan berwarna pink, yaitu munculnya perasaan cemas dan gelisah.
  5. Berbeda dengan merah, warna biru memberikan efek yang menenangkan dan menyejukkan. Disisi lain, penggunaan warna biru bisa merangsang kemampuan berkomunikasi serta meningkatkan konsentrasi. Meskipun menimbulkan kesan yang menyenangkan, namun penggunaan warna biru yang berlebihan dapat membuat anak menjadi lesu dan tidak bersemangat.
  6. Warna hijau adalah warna yang baik digunakan untuk ruang belajar. Warna ini juga menyimbolkan kesehatan dan perilaku yang baik. Warna hijau dapat meningkatkan kemampuan membaca, konsentrasi serta menimbulkan efek menenangkan jika dikombinasikan dengan warna yang lain. Namun, jika di dalam ruangan hanya menggunakan warna hijau saja, ruangan tersebut bisa mempengaruhi anak menjadi malas.
  7. Warna ungu dapat mendorong imajinasi dan kreativitas anak. Warna ini juga mengandung kebijakan dan spiritualitas. Penggunaan warna ungu gelap pada ruangan anak sangat tidak direkomendasikan karena dapat meningkatkan rasa frustasi dan kesedihan pada anak.
  8. Abu-abu membawa kesan sepi dan sendu pada ruangan. Namun, penggunaan unsur warna ini di dalam ruang bisa membantu menginspirasi bagi anak-anak yang sedang berpikir dan menimbulkan efek yang santai sekaligus menyenangkan.

Penulis : Alice Kantara, Mahasiswa Universitas Kristen Petra, Surabaya

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved