Lapor Cak

Polisi Minta Pemilik Kendaraan segera Ambil Motor BB Laka Lantas karena Overload

Kanit Laka Lantas Polrestabes Surabaya, AKP Antara meminta masyarakat pemilik kendaraan atau ahli waris untuk mengambil kendaraannya.

Polisi Minta Pemilik Kendaraan segera Ambil Motor BB Laka Lantas karena Overload
surya.co.id/mohammad romadoni
OVERLOAD - Kondisi tempat penyimpanan barang bukti kendaraan bermotor di Kantor Unit Laka Lantas Polrestabes Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kanit Laka Lantas Polrestabes Surabaya, AKP Antara meminta
masyarakat pemilik kendaraan atau ahli waris untuk mengambil kendaraannya.

Pengambilan kendaraan barang bukti kecelakaan lalu lintas tersebut tentunya setelah selesai sidang.

Setelah selesai sidang masyarakat diimbauh mengambil kendaraannya di kantor Unit Laka Lantas Polrestabes Surabaya di Jl Dukuh Pakis, Surabaya.

Ini dilakukannya untuk menindaklanjuti atensi dari atasannya, Kasat Lantas Polrestabes AKBP Eva Guna Pan Pandia dan Wakasat Kompol Ali Mukti untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat.

"Imbuaan kepada pemilik kendaraan jika perkara di persidangan sudah selesai segera mengambil kendaraannya," ucapnya kepada Surya.co.id, Rabu (10/10/2018.

AKP Antara mengatakan pihaknya akan melakukan pendataan kembali jumlah kendaraan barang bukti laka lantas di Surabaya. Maklum, lahan terbatas di kantor Unit Laka Lantas Surabaya saat ini nyaris overload.

"Daya tampung lahan sekitar ratusan kendaraan roda dua, masih bisa digunakan tapi agak penuh,: ungkapnya.

Menurut dia, bagi pemilik kendaraan jika tidak bisa mengambilnya maka bisa diwakilkan keluarganya atau ahli waris. Tentunya, dilengkapi surat kuasa beserta Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) yang bersangkutan.

"Ini imbauan sebagian besar yang beras perkaranya sudah selesai diperadilan segera mungkin mengambil barang bukti di Dukuh Pakis," paparnya.

Disisi lain, kata Antara, lokasi tempat kendaraan motor laka lantas itu juga dipakai untuk penampungan kendaraan yang terkena sanksi tilang. Hal itu membuatnya harus pintas mensiasatinya supaya cukup untuk menampung kendaraan.

"Barang bukti (BB) kendaraan bermotor laka lantas itu merupakan titipan dari masyarakat kami akan berupaya merawat dan menjaganya sebaik mungkin," pungkasnya. 

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help