Berita Surabaya

Pengacara di Surabaya Labrak Hakim Pengadilan Negeri. Apa Sebabnya

Seorang pengacara di Surabaya tiba-tiba melabrak hakim PN Surabaya, Ian Manopo. Apakah sebabnya?

Pengacara di Surabaya Labrak Hakim Pengadilan Negeri. Apa Sebabnya
tribun jatim/Pradhitya Fauzi
Hakim Pengadilan Negeri Surabaya, Ian Manopo dan Advokat Alexander Arif saat berada di Ruang Sidang Candra, Rabu (10/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

SURYA.co.id | SURABAYA - Pengacara Alexander Arif melabrak Hakim PN Surabaya, Ian Manopo pada Rabu (8/10/2018) pagi.

Itu dilakukan Alexander karena merasa menjadi korban mafia peradilan ketika perkaranya disidangkan di PN Surabaya.

Alexander merasa, hakim Ian Manopo yang memeriksa gugatan kliennya, tidak berbuat fair. 

Menurut Alexander, sikap Ian tidak fair lantaran menerbitkan sita jaminan di luar persidangan.

"Kenapa bapak berani seperti ini? Ada apa ini pak? Tanpa ada pemberitahuan ke kami sebagai tergugat, bapak sudah terbitkan penetapan sita jaminan dan peletakan sita d iluar persidangan," ujar Alexander kepada Ian Manopo, Rabu (10/10/2018).

Didatangi demikian, hakim Ian terlihat kelabakan. Namun dia mengakui telah menerbitkan penetapan itu.

"Yang kami sita adalah sertifikat, bukan objek bangunan," beber Ian lalu meninggalkan Alexander begitu saja.

Alexander menyatakan Penetapan Sita jaminan itu baru diketahuinya dari Panitera Pengganti bernama Teddy.

Sebab, usai persidangan gugatan perkara yang disidangkan dengan agenda kesimpulan, Teddy langsung menghubungi Alexander.

"Kalau penetapan sita itu sudah diterbitkan tanggal dua minggu lalu, saya malah baru tahu dari Teddy, bahkan peletakan sita jaminan sudah dilaksanakan tanpa pemberitahuan ke kami," imbuhnya kepada pada awak media.

Alexander mengaku, pihaknya akan melaporkan Ian Manopo ke Badan Pengawasan Mahkamah Agung (Bawas MA) dan Komisi Yudisial (KY).

"Hakim Ian Manopo sudah bertindak seperti Koboi," tutupnya.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved