Citizen Reporter

Mapala se-Malang Raya Jadi Sukarelawan Trauma Healing untuk Korban Gempa Lombok

Trauma healing adalah aktivitas yang bertujuan menyembuhkan trauma pada warga usai bencana gempa bumi di Lombok.

Mapala se-Malang Raya Jadi Sukarelawan Trauma Healing untuk Korban Gempa Lombok
Citizen Reporter
Forum Silaturahmi (Forsil) Mapala se-Malang Raya menjadi sukarelawan membantu para korban bencana di Lombok hingga sekarang. 

SURYA.co.id | MALANG - Forum Silaturahmi (Forsil) Mapala se-Malang Raya menjadi sukarelawan membantu para korban bencana di Lombok hingga sekarang.

Aktivitas yang mereka lakukan beraneka bentuknya.

Mulai dari menyalurkan logistik, membantu perbaikan rumah sementara, ikut merancang rumah khas Dusun Tembobor, juga tak terlupa dan juga penting adalah melakukan trauma healing.

Andika Aulia Ahmad, salah satu sukarelawan dari Universitas Negeri Malang (UM) mengatakan, trauma healing bertujuan mengurangi beban mental para korban bencana.

Itu agar mereka dapat melakukan aktivitas seperti layaknya orang-orang biasa.

“Jangan sampai mereka terlalu terpuruk dalam duka sehingga lupa dengan keadaan saat ini. Mereka masih bisa bangkit dan mengejar cita-citanya," ujarnya, Minggu (7/10/2018).

Trauma healing adalah aktivitas yang bertujuan menyembuhkan trauma pada warga usai bencana gempa bumi di Lombok.

Kadang-kadang psikis para korban akan terganggu dan memiliki ketakutan yang berlebihan.

Hal itu bisa terjadi dalam jangka waktu yang lama jika tidak segera ditangani sehingga trauma yang berlebihan harus segera ditangani.

Salah satu kegiatannya adalah bermain-main dan mengeluarkan lagi kegembiraan mereka.

Itu dimulai dari variasi tepuk tangan, bergoyang, menyanyi, maupun permaiman lain.

Azka, salah satu mahasiswa mengajak anak-anak melakukan permainan gerak tangan, teriakan, dan tepukan diikuti peserta di hadapannya.

Forsil Mapala kali ini melakukan trauma healing pada 53 anak. Mereka bergabung dalam kegiatan meski ada beberapa anak yang masih enggan ikut.

Berlokasi di Dusun Tembobor, Desa Tegalmaja, Lombok Utara, 30 sukarelawan membagi tugas dan beberapa di antaranya mengondisikan trauma healing.

Khoirul Muttaqin
Mahasiswa Jurusan Pendidikan Luar Sekolah
Universitas Negeri Malang
khoirulmuttaqin15@gmail.com

Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help