Berita Surabaya

Hiasan Cangkang Kerang Bawa Siswa SMAM X Surabaya Juarai Kompetisi Nasional

Hiasan cangkang kerang buatan dua siswa SMA Muhammadiyah X Surabaya berhasil membawa mereka meraih juara dalam kompetisi nasional.

Hiasan Cangkang Kerang Bawa Siswa SMAM X Surabaya Juarai Kompetisi Nasional
surabaya.tribunnews.com/sulvi sofiana
Siswa SMA Muhammadiyah X Surabaya, Agnes Cahya Nanda Priwijayanti (15) dan Aninditya Adani (17) menunjukkan produknya yang berhasil mendapat perungggu dalam Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) yang diadakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Rabu (10/10/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dua siswa SMA Muhammadiyah X Surabaya berhasil meraih juara dalam kompetisi nasional. 

Mereka adalah Agnes Cahya Nanda Priwijayanti (15) dan Aninditya Adani (17) yang berhasil mendapat perungggu dalam Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Keduanya berhasil terpilih untuk mengikuti pameran dan presentasi bersama 90 finalis lainnya. Mereka dipilih dari 1.429 proposal ide yang diajukan siswa dari 34 provinsi.

Agnes mengungkapkan dirinya sangat tertarik dengan kompetisi tersebut saat mendapat kabar dari pembina komunitas entrepreneur di sekolahnya.

"Awalnya ikut komunitas karena seru bisa punya pengalaman jualan sampai buat produk bahkan magang. Pas dikasih tahu ada lomba ini kami cari ide yang pas,"ungkapnya ketika menunjukkan berbagai produk souvenir dari kerang yang ia buat.

Siswa kelas XI ini kemudian memutuskan membuat hiasan dinding, dan pecah belah yang dihias dengan cangkang kerang. Mulai dari kerang kecil hingga kerang hijau.

"Kami melihat potensi pengolahan kerang ini masih terbatas, di pantai kenjeran dan pesisir lain juga berserakan,"lanjutnya.

Untuk itu Agnes dan Anin mencoba membuat produk sederhana namun memiliki nilai jual. Produk yang dinamakan Rang Rang Rung ini juga direncanakan akan mereka pasarkan dari mulut ke mulut hingga online.

"Harapannya kalau banyak yang pesan, saya bisa memberi pekerjaan pada orang lain,"ungkapnya.

Meskipun terkesan sederhana, keduanya yang terbilang jarang membuat kerajinan tangan mengaku kesulitan. Apalagi membutuhkan detail dan ketelitian untuk membuat souvenir tersebut.

"Proses pembentukan dan mengolah cangkang ini yang lama,"pungkasnya.

Andin Prastio, pembina komunitas mengungkapkan siswanya berhasil unggul dibandingkan ide inovasi seribu siswa lain karena kebermanfaatannya. Ide siswanya secara nyata memang terjadi pada masyarakat di pesisir.

"Konsep anak-anak ini unik karena mengangkat kearifan lokal Surabaya dan pemanfaatan limbah di pesisir, mereka juga berhasil dalam presentasi ke juri,"ujarnya.

Menurutnya kompetisi FIKSI merupakan tahun ketiga dilaksanakan. Dan tim dari komunitas entrepreneur SMAM X Surabaya selalu lolos jadi finalis.

"Tahun lalu di bidang boga ada yang lolos, kalau souvenir ini masuk bidang kriya,"pungkasnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help