Berita Surabaya

Baru Bebas Dari Hukuman 15 Tahun Penjara, Residivis Narkoba Kembali Edarkan Sabu-Sabu 6 Kilogram

Meski sudah dipenjara 15 tahun, Amir Muklis tak jera. Dia kembali mengedarkan sabu-sabu. Kali ini sebanyak 6 kilogram

Baru Bebas Dari Hukuman 15 Tahun Penjara, Residivis Narkoba Kembali Edarkan Sabu-Sabu 6 Kilogram
surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Polisi menunjukkan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu seberat 6,2 kilogram dan dua tersangka dalam gelar kasus di Mapolrestabes, Rabu (10/10). Sabu-sabu itu disita dari dua tersangka bernama Amir Muklis (41) warga A Yani Sidoarjo dan Mohammad Mahid (19) warga Hasanudin Pasuruan di kawasan Perumahan Deltasari Sidoarjo. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

SURYA.co.id | SURABAYA- Residivis narkoba bernama Amir Muklis (41) kembali diringkus polisi.

Pria yang sebelumnya ditangkap Polrestabes Surabaya ini sempat menjalani hukuman selama 15 tahun di Lapas Medaeng.

"Dia paman (Amir Muklis) ini residivis 15 tahun kasus yang sama," Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan di Polrestabes Surabaya, rabu (10/10/2018).

Setelah keluar dari penjara, Muklis kembali mengedarkan sabu-sabu yang diakuinya didapat dari seorang berinisial MN.

Pengiriman 6 kg sabu-sabu tersebut dilakukan melalui kurir yang berganti-ganti orang dan transaksi dilakukan melalui pesan BBM.

Transaksi yang dilakukan pelaku melalui setor tunai kepasa kurir.

Setelah membagi beberapa pocket sabu, Ia mengajak ponakannya bernama Mohammad Mahid (19) warga Pasuruan untuk menjadi kurir.

"Dia kurir. Misinya perintah. Dari setiap perintah tersebut ada imbalan Rp 10 juta dari peredaran narkoba ini," kata Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan di Polrestabes Surabaya.

Barang tersebut dijual oleh pelaku seharga Rp 1 juta per gram.

Rudi mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan adanya keterlibatan Lembaga Permasyarakatan (Lapas).

"Masih kami selidiki (apakah ada keterlibatan)," pungkas Rudi.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved