Berita Lamongan

Api Penghangat Kambing dan Putung Rokok Ludeskan 3 Rumah di Lamongan

"Kemungkinannya itu, puntung rokok yang masih hidup dibuang sembaranga," kata Ipda Amin.

Api Penghangat Kambing dan Putung Rokok Ludeskan 3 Rumah di Lamongan
surya/hanif manshuri
Kobaran api yang meludeskan rumah dua korban di Kedungpring, Lamongan, Selasa (10/9/2018) malam. 

SURYA.co.id | LAMONGAN - Insiden kebakaran rumah di Lamongan selama musim kemarau membuat masyarakat semakin was-was. Sebab dari percikan api kecil atau bara api ternyata begitu mudahnya membakar rumah warga.

Hingga kejadian terbakarnya dua rumah dan satu gudang Selasa (9/10/2018) tadi malam, tercatat dalam dua bulan terakhir sebanyak 21 kejadian. Selasa siang satu stan di deretan Pasar Sidoarjo Kelurahan Sidoarjo terbakar akibat bara api dari tumpukan sampah yang dibakar di belakang warung korban Herman.

Selasa (9/10) malam sekitar pukul 23.00 WIB, insiden kebakaran kembali menyusul. Dua rumah dan satu gudang di dua tempat yang berbeda ludes terbakar tak terselamatkan. Tepatnya di areal Perumahan Butara Desa Tanjung Lamongan, gudang material berukuran 4 meter X 8 meter beratap asbes dinding anyaman bambu terbakar.

Gudang milik Triwoto (50) seorang pengembang perumahan warga Jalan Madekaryo, Desa Made Lamongan, yang di dalamnya terdapat tumpukan kusen kayu, usuk dan semen dan menyisakan sedikitpun.

Menurut Kanitreskrim Polres Lamongan, Ipda Amin, diperkirakan terbakarnya gudang yang di dalamnya banyak serbuk kayu bekas gergajian itu penyebab apinya dari puntung rokok yang dibuang ke sembarang tempat dan mengenai serbuk bekas gergajian kayu.

"Kemungkinannya itu, puntung rokok yang masih hidup dibuang sembarangan," kata Amin.

Akibat kebakaran ini, kerugian korban diperkirakan mencarapai Rp 20 juta. Pertama kejadian itu diketahui Rozi saat keluar dari tempat peristirahatan di lokasi Perumahan Butara.

Ia dikagetkan saat melihat ada kobaran api dari gudang tempat material perumahaan.

Mengetahui itu, saksi dengan mengajak teman sepekerjaannya berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya namun tidak berhasil.

Api baru padam setelah pemadam kebakaran datang lokasi. Api dilokalisir dan tidak sampai merambat lebih luas lagi.

Halaman
12
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved