Rumah Politik Jatim

Soal 2 Mantan Korwil TKD Jokowi-KH Ma'ruf Jadi Tersangka KPK, Begini Kata Machfud Arifin

"Kebetulan saja lah, karena kasusnya itu kan sebelum masuk di struktural TKD. Jadi, tidak ada hubungannya dengan tugasnya di TKD," kata Machfud.

Soal 2 Mantan Korwil TKD Jokowi-KH Ma'ruf Jadi Tersangka KPK, Begini Kata Machfud Arifin
SURYA.co.id/Sofyan Arif Candra Sakti
Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin selaku ketua TKD Jatim Jokowi- Ma'ruf Amin 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf Amin di Jatim, Machfud Arifin mengatakan dua mantan Korwil TKD jadi tersangka KPK tidak berpengaruh pada elektoral capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf di Jatim.

Menurut mantan kapolda Jatim itu, insiden tersebut tidak ada hubungannya dengan TKD.

Baca: Setelah Menggeledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Malang, KPK juga Menggeledah Dinas Ini

Baca: Begini Reaksi Pakde Karwo setelah Tahu Bupati Malang Rendra Kresna Jadi Tersangka KPK

Baca: Bupati Malang Rendra Kresna Akui Dirinya Tersangka : di Berita Acara Penggeledahan Ada Nama Saya

"Kebetulan saja lah, karena kasusnya itu kan sebelum masuk di struktural TKD. Jadi, tidak ada hubungannya dengan tugasnya di TKD," kata Machfud, Selasa (9/10/2018).

Selain itu, Machfud juga tidak khawatir status dua mantan korwil, yaitu Walikota Pasuruan Setiyono dan Bupati Malang Rendra ditetapkan sebagai tersangka KPK akan memberikan citra buruk bagi TKD Jokowi-Ma'ruf.

Baca: Anggota DPRD Keluyuran ke Luar Kota saat KPK Obok-obok Pendopo Agung Malang

Baca: Pesan Menteri Agama Lukman Hakim : Tahun Politik, Beda Pilihan Jangan Memutus Ukhuwah

"Saya rasa tidak, karena ini kan masalahnya person to person ya," ujar Machfud Arifin.

Lebih lanjut, sebagai Ketua TKD, Machfud dengan tegas memastikan bahwa siapa saja dalam struktural TKD yang sudah menjadi tersangka kasus apapun akan dikeluarkan dari TKD.

"Secara otomatis, seperti Walikota Pasuruan pasti kita ganti kalau sudah tersangka, sedangkan untuk Pak Rendra kan sudah mengundurkan diri," lanjut Machfud. (Sofyan Arif Candra Sakti)

Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help