Berita Surabaya

Pucuk Coolinary X Jatim Fair, Citarasa Manis, Gurih dan Pedas Jadi Tren Pecinta Kuliner Jatim

gaya hidup pecinta kuliner tak sekadar agar membuat perut kenyang, tapi juga memanjakan lidah

Pucuk Coolinary X Jatim Fair, Citarasa Manis, Gurih dan Pedas Jadi Tren Pecinta Kuliner Jatim
surya/ahmad zaimul haq
Festival Kuliner Jatim Expo 

SURYA.co.id | SURABAYA - Citarasa kuliner orang Surabaya dan Jatim selalu berubah dan mengikuti tren. Saat ini, tren kuliner yang disukai warga Surabaya dan Jatim adalah bercitarasa manis, gurih dan pedas.

Vlogger dan pecinta kuliner asal Surabaya, Budiono Sukses, mengatakan dia sudah menjelajahi hampir semua tempat kuliner di Surabaya, Malang, Jember hingga Madiun. Dari semua tempat kuliner dan orang yang menikmati kuliner itu, dia menuturkan bahwa gaya hidup mereka tak sekadar agar membuat perutnya kenyang.

“Mereka mencicipi kuliner untuk hobi dan memanjakan lidah,” jelasnya dalam media briefing Pucuk Coolinary X Jatim Fair 2018 di Grand City, Selasa (9/10/2018).

Dari penjelajahan kuliner itu pula, setiap daerah  punya kuliner khas yang jadi andalan. Contohnya daerah Surabaya punya kuliner seperti rujak cingur dan lontong balap yang menggunakan petis.

Petis yang dipakai di Surabaya dan Sidoarjo lebih bercitarasa gurih. Sedangkan petis di Madura, lebih terasa asin.

Begitu juga kuliner yang ada di daerah barat, seperti Madiun hingga Ponorogo, lebih cenderung gurih dan manis dengan kuliner sego babat.

“Citarasa gurih yang manis selalu terkait satu sama lain,” katanya.

Perpaduan citarasa ini makin beragam dengan tambahnya rasa pedas yang jadi tren sejak beberapa waktu lalu.

Itu tak lepas dari banyaknya usaha kuliner bernuansa pedas, mulai dari pentol hingga mie.

Bahkan, tempat kuliner ini memberi kesempatan untuk merasakan gradasi kepedasan yang diinginkan.

Halaman
123
Penulis: Sudharma Adi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved