Lipsus

Berkah Lembaga Bimbel Jelang Tes CPNS 2018: Uno Education haya Fokus TKD, ini Alasannya

Ada tiga jenis peserta les di Uno Education, yakni privat, semiprivat, dan kelas. Peserta privat lebih ekslusif.

Berkah Lembaga Bimbel Jelang Tes CPNS 2018: Uno Education haya Fokus TKD, ini Alasannya
surya.co.id/wiwit purwanto
Pembelajaran di Bimbel RC Education Centre. 

SURYA.co.id | - Yuno Ira Gustin Endah Putri Mahendra, owner Uno Education menjelaskan, ada beberapa peserta les yang berasal dari Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat. Kebanyakan dari mereka mengikuti les di gelombang-gelombang awal.

Kini, bimbingan belajar itu tengah membuka kelas persiapan CPNS untuk gelombang kesembilan.  

“Januari lalu sudah ada yang daftar les. Sementara mulai ramai sejak gelombang empat, sekitar bulan Agustus lalu,” kata Yuno. Setiap gelombang diisi sekitar 40 peserta.

Selain luar pulau, peserta les juga berasal dari beberapa daerah lain di Jawa Timur, antara lain, Gresik, Sidoarjo, Lamongan, Tuban, Kediri, dan Nganjuk.

“Kurang lebih sama ramainya dengan tahun lalu,” kata Yuno, yang sudah sekitar 6 tahun terakhir membuka kelas bimbingan tes CPNS.

Uno Education hanya berfokus pada bimbingan Tes Kemampuan Dasar (TKD). Yuno mengklaim, pada pelaksanaan CPNS tahun lalu, antara 65-70 persen peserta les di sana lolos tes TKD.

Tes TKD dianggap lebih pas diajarkan karena merupakan tes yang dijalani semua peserta CPNS. Ini berbeda dengan Tes Kompetisi Bidang (TKB) yang lebih spesifik.

“Ada yang tidak lolos karena faktor X. Contohnya, formasi yang dibutuhkan itu cuma tiga. Sementara murid di sini urutan empat,” tambah dia.

Ada tiga jenis peserta les di Uno Education, yakni privat, semiprivat, dan kelas. Peserta privat lebih ekslusif. Satu peserta diajar oleh seorang guru. Tempat bimbingan pun bisa di rumah peserta atau tempat les. Sementara untuk jadwal bimbingan ditentukan oleh peserta.

Tarif untuk les ini berkisar antara Rp 2,5 juta hingga Rp 3 juta pada gelombang-gelombang  sebelumnya. Pada gelombang sembilan nanti, Uno Education mematok tarif bimbingan Rp 3,25 juta per orang.

Kelas semiprivat konsepnya mirip dengan kelas privat. Bedanya, jumlah siswa lebih dari 1 orang. Ini biasanya dimanfaatkan oleh CPNS yang punya keluarga atau teman yang sama-sama ingin ikut les. Selisih tarifnya lebih murah antara Rp 250.000 hingga Rp 500.000.

“Kalau kelas, jelas datang ke sini. Jumlah siswanya antara 10-15 orang per kelas. Kami biasanya buka satu sampai dua kelas untuk satu gelombang,” katanya. Tarif untuk kelas berkisar antara Rp 1,7 juta hingga Rp 2 juta untuk gelombang 9.

Lama proses pembelajarannya sama untuk semua tipe. Yakni sepuluh kali pertemuan. Satu pertemuan berlangsung sekitar 90 menit. Les berlangsung setiap hari. Bahkan kadang, ada dua kali pertemuan untuk satu hari.

“Mata pelajarannya wawasan kebangsaan, kemampuan dasar, intelegensi umum, dan karakteristik prbadi,” ujar Yuno.

Uno Education memberikan beberapa fasilitas tambahan untuk para pesertanya. Antara lain, CD Computer assisted Tes (CAT), try out, dan camilan serta minuman gratis setiap pertemuan. Kelasnya pun berpendingin ruangan (AC). (fla/iit)

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help