Persebaya

Bak Pahlawan, Djanur Mengaku Baru Pertama Kali Disambut Suporter saat Tim Kalah

Djanur mengaku, penyambutan itu baginya pertama kali sepanjang karier kepelatihannya.

Bak Pahlawan, Djanur Mengaku Baru Pertama Kali Disambut Suporter saat Tim Kalah
SURYA.co.id/HABIBUR ROHMAN
Usai menjalani laga tandang ke markas Arema, Persebaya kembali menggelar latihan di Stadion GBT, Senin (8/10/2018).. Selain pelatihan ketangkasan penguasaan bola, Pelatih Persebaya Djajang Nurjaman (Djanur) seringkali larut dan bergabung dalam beberapa permaianan dengan para Pemain. 

SURYA.co.id | SURABAYA – Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman terkesan atas sambutan ribuan bonek saat Bajul Ijo pulang dari Malang usai laga tandang lawan Arema FC, Sabtu (6/10/2018).

Kesan itu terlontar dari pria yang akrab disapa Djanur itu karena kepulangan Persebaya ke Surabaya dalam kondisi gagal membawa poin setelah takluk 1-0 dari Arema FC.

Ribun Bonek menyambut kedatangan tim Persebaya dan mengawal sejak dari Waru hingga mes Persebaya.

Baca: Kesan Kapten Persebaya, Rendi Irwan Saat Disambut Ribuan Bonek

Baca: KIsah Alfonsius Kelvan, Kiper Persebaya yang Dimaki-maki dan Ditantang Duel Oknum Aremania

Baca: Bergabung di She Bonek, Rizky Ayu Lestari Punya Cerita Berkesan tentang Fanatisme Bonek

Djanur dan para pemain Persebaya disambut meriah bak pahlawan.

Djanur mengaku, penyambutan itu baginya pertama kali sepanjang karier kepelatihannya.

“Dalam kesempatan ini, saya mau sampaikan banyak terima kasih untuk bonek. Ini pengalaman baru buat saya," katanya, Senin (8/10/2018). 

Baca: Bonita Mama Kece Punya Slogan Wani Seduluran Tanpa Aturan

Baca: OK John Kembali, Pertahanan Persebaya Bakal Kokoh Kala Menjamu Borneo FC di GBT

"Tim kalah kok bisa disambut seperti itu. Ini luar biasa. Ini betul-betul pengalaman baru. Saya sudah lama di lingkungan bobotoh, tapi perlakuan seperti ini luar biasa di sini. Baru kali ini, kalah disambut seperti itu,” terang Djanur.

Di tengah atmosfer positif ini, pelatih asal Majalengka tersebut berharap bonek tidak membalas dan meniru perlakuan tidak baik suporter Arema FC pada timnya di pertandingan kemarin.

Pada pertandingan itu, Persebaya banyak mendapat perlakukan kurang baik dari tuan rumah. Mulai dari pelemparan benda, intimasi terhadap pemain, dan lainnya.

“Saya berharap kedewasaan bonek. Jangan ikut-ikut yang lain. Saya pikir dan dapat informasi juga, di sini berbeda. Jangan ada balasan,” tegas Djanur.

Djanur meyakini, pada saat ini bonek sudah lebih baik dibandingkan waktu zaman dulu, sudah banyak kemajuan dan kegiatan positif.

“Saya tau dari manajemen juga ternyata di sini lebih baik, dari sisi finansial dan semangat beli tiket. Ini harus dibarengi dengan jiwa untuk benar-benar berubah,” pungkasnya.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved