Berita Tulungagung

Sempat Tahan 4 Tersangka, Ending Perkara Pencurian Watu Joli Gunung Gudheg Malah Menggantung

Kasus pencurian ini menggantung, padahal barang bukti sudah terlanjur disita polisi dari rumah salah satu terduga

Sempat Tahan 4 Tersangka, Ending Perkara Pencurian Watu Joli Gunung Gudheg Malah Menggantung
surya/david yohanes
Benda purbakala watu joli Gua Tritis yang diserahkan ke Museum Wajakensis Tulungagung. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Benda purbakala watu joli Gua Tritis di Gunung Budheg, Desa Tanggung, Kecamatan Campurdarat, yang 12 tahun hilang sudah diserahkan ke Museum Wajakensis Tulungagung.

Tempat penyimpanan abu ini dicuri pada 2006 silam. Namun pada 2012 lalu, polisi sempat menangkap empat orang pelaku pencurian. Polisi bahkan sudah menetapkan tersangka dan menahan empat orang terduga ini.

Namun polisi tiba-tiba melepas para terduga dengan alasan ada kesalahan. Kasus pencurian ini menggantung, padahal barang bukti sudah terlanjur disita polisi dari rumah salah satu terduga.

Selama proses hukum yang tidak pernah ada kepastian, watu joli disimpan di Mapolsek Campurdarat.

Baca: Warga Menginginkan Watu Joli Gua Tritis Dikembalikan ke Gunung Budheg Tulungagung

Namun, informasi yang didapat Surya.co.id dari sumber internal di Polres Tulungagung, diduga ada orang kuat di belakang para terduga pelaku.

Sebelum mereka dilepas, datang sejumlah pengacara dari Jakarta ke Mapolres Tulungagung.

“Intinya waktu itu ada orang kuat yang membebaskan mereka. Pengacaranya juga bukan main-main, mereka dari Jakarta,” ungkap sumber ini.

Pada saat penangkapan, sejumlah wartawan juga sempat berbincang dengan para terduga pelaku. Mereka mengakui telah mencuri watu joli Gua Tritis, namun membantah watu joli itu akan dijual.

Benda purbakala bernilai sejarah tinggi ini hanya disimpan di belakang rumah salah satu terduga pelaku.

Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved