Berita Tuban

Akibat Kemarau, Ada 83 Ribu Lebih Penderita Infeksi Saluran Pernafasan di Tuban

Infeksi ini umumnya disebabkan oleh virus yang menyerang hidung, trakea bahkan paru-paru

Akibat Kemarau, Ada 83 Ribu Lebih Penderita Infeksi Saluran Pernafasan di Tuban
ist/doctorswithoutborders
Ilustrasi ISPA 

SURYA.co.id | TUBAN - Musim kemarau dari bulan April hingga sekarang masih berlangsung di Tuban. Akibatnya dampak kekeringan serta serangan penyakit juga menyerang masyarakat Tuban.

Plt Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, Endah Nurul Komariyah mengatakan, selama musim kemarau berlangsung, penyakit yang paling banyak terjadi menyerang masyarakat adalah Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Infeksi ini umumnya disebabkan oleh virus yang menyerang hidung, trakea (pipa pernafasan) bahkan paru-paru.

"Ya umumnya saat musim kemarau ISPA yang paling banyak menyerang masyarakat," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (8/10/2018).

Endah menjelaskan, dari data yang dihimpun dinas kesehatan, setidaknya untuk jumlah ISPA ada sebanyak 83.176 penderita atau jika diprosentasekan nilainya 26.44 persen.

Berikutnya, usai ISPA menduduki posisi teratas saat musim kemarau, lalu disusul 14 penyakit lainnya.

Di antaranya, penyakit pada sistem otot dan jaringan pengikat 18.69 persen, penyakit Gastritis dan Duodenitis 10.36 persen, kemudian penyakit darah tinggi 9.39 persen dan disusul penyakit lainnya.

"Semua pasien ditangani sesuai dengan pedoman ISPA, kemudian sosialisasi tindakan pencegahan seperti cuci tangan pakai sabun. Yang jelas ISPA terbanyak saat musim kemarau, ini tidak terjadi di semua kecamatan," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved