Berita Pasuruan

KPK Tetapkan Wali Kota Setiyono Tersangka, Pemkot Pasuruan ke Pemprov Jatim untuk Koordinasi

Pihaknya akan berkoordinasi ke Pemprov untuk tindak lanjut atas penetapan Setiyono sebagai tersangka.

KPK Tetapkan Wali Kota Setiyono Tersangka, Pemkot Pasuruan ke Pemprov Jatim untuk Koordinasi
surya/galih lintartika
Wakil Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo 

SURYA.co.id | PASURUAN - Wakil Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo mengatakan, pihaknya akan segera koordinasi dengan pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur pasca Wali Kota Setiyono ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (5/10/2018) pagi di kantor KPK Jakarta.

Kepada SURYA.co.id, Raharto Teno Prasetyo menyebut minggu depan, pihaknya akan berkoordinasi ke Pemprov untuk tindak lanjut atas penetapan Setiyono sebagai tersangka.

"Kami akan koordinasikan, bagaimana ini ke depannya. Posisi pak walikota ini vital karena ada beberapa kebijakan yang harus disahkan dalam jangka waktu dekat," katanya, Jumat (5/10/2018) di ruang dinasnya di Pemkot Pasuruan.

Dia menjelaskan, dalam waktu dekat ini, wali kota harus menyelesaikan pembahasan APBD 2019.

Selain itu, juga banyak hal yang harus diselesaikan atas persetujuan wali kota.

"Kami akan mohon petunjuk dari Pemprov, gimana tindak lanjutnya. Agar roda pemerintahan tetap berjalan, khususnya kaitannya dengan persetujuan wali kota agar tidak terganggu," tambahnya.

Sekadar diketahui, Setiyono ditetapkan KPK sebagai tersangka atas dugaan penerimaan suap proyek di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Pemkot Pasuruan.

Selain Setiyono, ada tiga orang lainnya yang juga ditetapkan sebagai tersangka, yakni Plh Kepala Dinas PUPR Kota Pasuruan Dwi Fitri Nur Cahyo, pegawai honorer Dinas PUPR Wahyu Tri Hardianto selaku staf Kelurahan Purutrejo, serta seorang dari pihak swasta sebagai pemberi suap.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved